
Siapa sih yang tak kenal Jalan Malioboro? Nah, Batiklopedia.com ingin mengajak mengenal lebih jauh tentang Jalan Malioboro saat ini. Lebih-lebih Jalan Malioboro kini sudah berpihak pada pejalan kaki dengan mengedepankan konsep pedestriannya.
Setiap hari Pukul 18.00 Jalan Malioboro, Yogyakarta, sekejap lengang kendaraan bermotor. Semua akses ke arah jalan ini ditutup oleh satuan tugas Polantas dan Dishub Kota Yogya. Yang diperbolehkan berjalan di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta, hanyalah pejalan kaki.

Pedagang yang dulunya memenuhi selasar pertokoan sepanjang Malioboro, tak tampak lagi. Mereka disentralkan di Teras Malioboro 1 dan 2. Teras Malioboro adalah pusat kaki lima yang dikelola oleh Balai Layanan Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah, yakni salah satu unit kerja dari UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Koperasi dan UKM DIY. Teras Malioboro diresmikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, 26 Januari 2022.
Teras Malioboro 1 berdiri di bekas Gedung Bioskop Indra. Sedangkan Teras Malioboro 2 berdiri di Gedung eks Dinas Pariwisata DIY. Transportasi yang diperbolehkan di sepanjang Malioboro adalah sepeda, becak, dan delman.

Nama jalan Malioboro sendiri diambil dari penguasa asal Inggris, Marlborough (1811 – 1816), untuk menandingi kekuasaan Keraton Yogya. Di masa kolonial Belanda, dibangun pusat aktivitas pemerintahan dan perekonomian dengan berdirinya Benteng Vredeburg (1765) sekarang Museum Vredeburgh, Istana Keresidenan Kolonial (1832) sekarang Istana Presiden Gedung Agung, Pasar Beringharjo (1758), Hotel Garuda (1908), dan bangunan-bangunan bersejarah lainnya di kawasan tersebut.

Untuk melindungi pejalan kaki dan menerapkan konsep semi pedestrian, terpasang dari Tugu Jogja hingga depan Gedung BNI ribuan bollard untuk menghalangi kendaraan parkir sembarangan sekaligus tempat duduk pejalan kaki. Di Jalan Malioboro, bollard terdiri dua jenis: bollard teraso dan bollard tabung.

Jalan Malioboro dapat diakses dari beberapa jalan: Sosrowijayan dan Jalan Dagen. Di lokasi-lokasi tersebut banyak tersedia aneka kuliner dan hotel. Buat wisatawan yang tak ingin jauh-jauh berada dari Jalan Malioboro, dapat mencari penginapan di jalan-jalan tersebut.

