Koleksi batik tulis โSampir Jakartaโ karya Batik Marunda yang ditampilkan dalam Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 menghadirkan narasi tentang identitas, keterbukaan, dan perjalanan sejarah Jakarta menjelang usia lima abad. Dibuat oleh para perempuan penghuni Rusunawa Marunda, koleksi ini mengangkat ikon-ikon kota seperti arsitektur Museum Fatahillah dan ornamen topeng petasan dalam pendekatan kontemporer yang lebih modern dan urban. Dominasi warna cokelat dan hijau serta teknik drapery dengan kain yang disampirkan di bahu menjadi simbol kehangatan dan keterbukaan Jakarta sebagai kota yang menerima siapa saja. Seluruh karya dibuat dengan teknik batik tulis halus, menjadikan setiap lembar kain unik sekaligus merefleksikan semangat pemberdayaan masyarakat yang melahirkan Batik Marunda.



Fotografer: Dandy Hendrata


