in

Pewarna Batik Remazol Dipilih Batik Tulis Candi karena Praktis dan Ekonomis

Pewarna batik Remazol dipilih Batik Tulis Candi karena dinilai cepat, praktis, ekonomis, dan menghasilkan warna cerah pada kain batik.
Pewarna batik Remazol dipilih Batik Tulis Candi karena dinilai cepat, praktis, ekonomis, dan menghasilkan warna cerah pada kain batik.

Home industry Batik Tulis Candi di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memilih pewarna batik jenis Remazol dalam proses produksinya. Pewarna sintetis tersebut dinilai lebih cepat, praktis, dan ekonomis dibandingkan sejumlah jenis pewarna lain.

Temuan tersebut tercatat dalam penelitian Utfaul Annisa dari Program Studi Pendidikan Kriya, Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Batik Tulis Candi berdiri sejak awal 2015. Usaha tersebut dirintis Kepala Desa Candimulyo bernama Elya dengan mengajak warga sekitar mengikuti pelatihan membatik di Yogyakarta. Setelah pelatihan, kegiatan dikembangkan menjadi usaha batik di Desa Candimulyo.

Dalam produksinya, Batik Tulis Candi memiliki karakteristik dari sisi motif dan warna. Salah satu cirinya adalah penggunaan pewarna Remazol yang diaplikasikan pada kain menggunakan kuas atau sejenisnya.

Penelitian menyebut Remazol praktis karena dalam satu proses pewarnaan dapat menghasilkan berbagai warna yang diinginkan tanpa harus melalui proses tutup celup yang lama. Penggunaan tersebut juga menghasilkan warna batik yang cerah atau mencolok.

Dari sisi kecepatan, pewarnaan dilakukan dengan teknik colet pada bagian motif dan menggunakan kuas pada bagian latar atau background. Beberapa warna dapat diaplikasikan sekaligus sehingga proses pewarnaan dapat diselesaikan dalam satu tahap.

Cara tersebut berbeda dengan penggunaan Naphtol maupun Indigosol yang dalam penelitian disebut membutuhkan proses tutup celup lebih lama.

Dari sisi kepraktisan, Remazol berbentuk serbuk yang dapat dicampur dengan air. Warna dapat dibuat lebih muda atau lebih pekat berdasarkan jumlah air yang digunakan. Semakin banyak air, warna yang dihasilkan semakin muda. Sebaliknya, semakin sedikit air, warna menjadi semakin pekat.

Untuk mendapatkan warna yang sesuai, perajin melakukan pengetesan pada kain percobaan sebelum pewarnaan diterapkan pada kain utama.

Faktor biaya juga menjadi pertimbangan. Penelitian mencatat bahan pewarna batik belum tersedia di Madiun sehingga Batik Tulis Candi membeli bahan dari Surakarta. Remazol dinilai memiliki harga dan ongkos pengiriman yang lebih terjangkau.

Dalam penggunaannya, Remazol memerlukan waterglass sebagai bahan fiksasi. Pewarna yang telah dicampur dengan air atau tersisa juga dapat disimpan kembali dalam botol tertutup untuk digunakan lagi.

Dengan karakter tersebut, pewarna batik Remazol menjadi salah satu bagian penting dalam proses produksi Batik Tulis Candi sekaligus membentuk karakter warna yang menjadi ciri produk dari Dolopo.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Pengemudi taksi, bus, travel, logistik hingga transportasi online mendapat diskon 10 persen di 146 hotel jaringan Archipelago Hotels.

Pengemudi Dapat Diskon Menginap 10 Persen di 146 Hotel Jaringan Archipelago

Pewarna batik Remazol di Batik Tulis Candi diaplikasikan dengan teknik colet dan kuas sebelum melalui tahap fiksasi menggunakan waterglass.

Pewarna Batik Remazol Digunakan Lewat Teknik Colet di Batik Tulis Candi