https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

DUA SRIKANDI BATIK SUKABUMI

Duo Srikandi Batik Sukabumi

Kota Sukabumi maupun Kabupaten Sukabumi jika ditarik sejarahnya bukanlah sentra penghasil kerajinan batik. Namun hal itu tidak menyurutkan dua putri daerah Sukabumi ini membiarkan wilayahnya tanpa batik.

Duo Srikandi Batik Sukabumi

Mereka adalah Fonna Melania pemilik workshop Batik Lokatmala dan Nur Halimatusa’diah pemilik Pondok Batik Sukabumi.

Uniknya, workshop Batik Lokatmala berada di Kota Sukabumi, sedangkan Pondok Batik Sukabumi berada di Kabupaten Sukabumi. Keduanya memiliki wilayah pemasarannya sendiri-sendiri dan saling bahu-membahu menyuarakan dan menyosialisasikan Batik Sukabumi.

Batik Lokatmala

Batik Lokatmala dimiliki oleh Fonna Melania, seorang wanita lulusan Public Relation Interstudi Jakarta. Latar belakang Fonna berkiprah di batik didasari atas kekagumannya atas proses pembuatan batik bakaran di Juwana, Pati, Jawa Tengah yang dijumpainya sebelum ia benar-benar terjun ke batik. Kekagumannya tersebut didasari oleh proses tradisional batik bakaran Juwana telah berlangsung sejak era Majapahit hingga kini.

Fonna Melania Pemilik Batik Lokatmala Sukabumi

Kekagumannya berlanjut dengan menyelami proses pembuatan batik dengan beberapa ahli pembatik. Keberaniannya membuat batiknya sendiri dimulai sejak 2008.

Keberadaan Batik Lokatmala ternyata diterima dengan baik oleh masyarakat Kota Sukabumi, utamanya oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Pesanan produksi batik miliknya datang dari pemerintah kota setempat hingga dinas-dinasnya.

Fonna menghasilkan motif batik khas Sukabumi sebanyak 50 motif lebih yang kesemuanya diangkat dari ciri lokal baik geografis maupun demografis. Nama lokatmala yang disematkan pada brand usahanya merupakan motif batik yang ia hasilkan. Lokatmala sendiri merupakan bahasa Sunda yang artinya bunga eidelweis yakni tumbuhan yang hidup di puncak Gunung Gede dan Pangrango.  

Pondok Batik Sukabumi

Berada di wilayah Kadudampit, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Nur Halimatusa’diah atau akrab disapa Diah ini merintis usahanya dengan nama Pondok Batik Sukabumi. Diah diperkenalkan teknik pembatikan dari keluarga mantan suaminya yang telah menjadi perajin batik Tasikmalaya selama dua generasi.

Nur Halimatusa'diah Pemilik Pondok Batik Sukabumi

Pada awal pemasaran, Diah tertantang untuk menjawab perpektif busana batik yang salah di wilayahnya karena menganggap kain printing motif batik adalah batik. Dengan sosialisasi dari lingkungan terkecil ia mengedukasi tentang batik. Berkat edukasinya tersebut, masyarakat Sukabumi mulai mengenal batik sesungguhnya.

Diah memulai usaha membatiknya sejak 2011 dan kemudian mendirikan Pondok Batik Sukabumi di tahun 2014. Keberadaan workshop-nya tersebut mengukuhkan eksistensi keberadaan perajin batik di Kabupaten Sukabumi.

Pembatik Sukabumi yang masih tetap eksis dari sekian perajin Batik Sukabumi yang sempat bermunculan, kini diwakili oleh Fonna dan Diah.

Batik Lokatmala (Fonna)

Jl. Kenari, Selabatu, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43114

Pondok Batik Sukabumi (Diah)

Jl. Kadudampit No.km 02, RW.no.41, Sukasari, Kec. Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat 43152

Foto: Kuncoro Widyo Rumpoko

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

EDUARTIK BATIK PICU SEMANGAT MENGANGKAT BATIK ASLI DI HARI BATIK NASIONAL 2024

Motif Batik Sukabumi Pancasona GURILAPSS

LIMA PESONA KABUPATEN SUKABUMI DALAM SATU MOTIF BATIK