https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in

DPPKUKM DKI Perkuat Ekosistem Batik Betawi Lewat BaBe HUB 2026

DPPKUKM DKI Jakarta melatih 300 peserta BaBe HUB 2026 untuk memperkuat ekosistem Batik Betawi dari produksi hingga pemasaran.
DPPKUKM DKI Jakarta melatih 300 peserta BaBe HUB 2026 untuk memperkuat ekosistem Batik Betawi dari produksi hingga pemasaran.

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM) Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Pelatihan Batik BaBe HUB Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat ekosistem Batik Betawi sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program yang memasuki tahun kelima ini dilaksanakan secara serentak di lima wilayah kota administrasi, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.

Pembukaan pelatihan dilakukan secara daring oleh Kepala DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, didampingi Kepala Bidang Industri Juanda Permana Jaya. Dalam sambutannya, keduanya menegaskan bahwa pengembangan Batik Betawi tidak hanya berorientasi pada pelestarian warisan budaya, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem usaha yang mampu meningkatkan daya saing UMKM di Jakarta.

Sebanyak 300 peserta mengikuti program ini, dengan masing-masing lokasi pelatihan diikuti 60 peserta yang dibagi menjadi dua angkatan. Selama lima hari, peserta memperoleh pelatihan intensif dalam kelompok kecil berisi 10 orang agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif. Seluruh peserta juga mendapatkan paket bahan dan peralatan membatik untuk mendukung praktik secara optimal.

Pelatihan kembali menggandeng Tim Batik Komar Bandung sebagai mitra pelaksana. Tim yang dipimpin Dr. Komarudin Kudiya, S.IP., M.Ds., bersama sepuluh instruktur berpengalaman memberikan materi yang mencakup pengembangan desain Batik Betawi, teknik pengecapan, pewarnaan, manajemen produksi, pemasaran digital, penataan display pameran, penerapan Green Batik, hingga pengembangan Sustainable Batik Fashion.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, DPPKUKM DKI Jakarta juga membuka akses promosi bagi para peserta. Produk-produk terbaik hasil pelatihan dipamerkan dalam Pagelaran Seni Batik “Puspa Nuswantara” yang berlangsung pada 8–12 Juli 2026 di Jakarta Convention Center (JICC), Senayan. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat sekaligus menguji kesiapan produk memasuki pasar yang lebih luas.

Selain pameran tersebut, karya para alumni BaBe HUB akan terus dipromosikan melalui berbagai pameran UMKM yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.

Ketua Tim Instruktur, Dr. Komarudin Kudiya, mengatakan keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari kemampuan peserta menghasilkan kain batik, melainkan juga dari lahirnya pelaku usaha yang kreatif, mandiri, serta mampu mengembangkan Batik Betawi sebagai identitas budaya sekaligus produk ekonomi kreatif bernilai tambah.

Melalui Pelatihan Batik BaBe HUB 2026, DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya membangun ekosistem Batik Betawi yang berkelanjutan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan mutu produk, perluasan akses pemasaran, serta pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Pameran Puspa Nuswantara 2026 ditutup sukses dengan transaksi sekitar Rp12 miliar dan membangkitkan optimisme perajin batik Indonesia.

Pameran Puspa Nuswantara 2026 Catat Transaksi Rp12 Miliar

Galeri foto Pameran Puspa Nuswantara 2026, dokumentasi perhelatan batik asli Indonesia yang sukses digelar di JICC Jakarta, 8–12 Juli 2026.

Galeri Foto Pameran Puspa Nuswantara 2026