https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

Batik Harmoni Bitung, Identitas Budaya Simbol Kerukunan Masyarakat Pesisir

Batik Harmoni resmi diluncurkan Pemkot Bitung sebagai simbol budaya pesisir dan penggerak UMKM, hadir dengan motif laut dan flora-fauna endemik.

BITUNG — Suasana peringatan Hari KORPRI ke-54 di Lapangan Kantor Walikota Bitung mendadak menjadi lebih berwarna ketika Pemerintah Kota Bitung resmi meluncurkan Batik Harmoni, motif batik terbaru yang dirancang sebagai identitas budaya daerah sekaligus simbol kerukunan masyarakat pesisir.

Batik Harmoni resmi diluncurkan Pemkot Bitung sebagai simbol budaya pesisir dan penggerak UMKM, hadir dengan motif laut dan flora-fauna endemik.
Batik Harmoni resmi diluncurkan Pemkot Bitung sebagai simbol budaya pesisir dan penggerak UMKM, hadir dengan motif laut dan flora-fauna endemik.

Ketua TP PKK Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, menyerahkan contoh kain Batik Harmoni kepada Walikota Bitung, Hengky Honandar, SE, dalam prosesi simbolis yang disambut meriah para peserta upacara. Tak lama setelahnya, Walikota, Forkopimda, dan ratusan ASN memamerkan batik bermotif khas tersebut, membuat suasana lapangan terasa semakin semarak.

Batik Harmoni mengangkat unsur laut, flora-fauna endemik Sulawesi Utara, serta karakter masyarakat pesisir yang inklusif. Walikota Hengky menegaskan bahwa batik ini akan didorong sebagai simbol jati diri Bitung, termasuk rencana menjadikannya seragam resmi ASN.

Selain memperkuat identitas budaya, peluncuran ini juga menjadi dorongan besar bagi ekonomi kreatif lokal. Dengan melibatkan UMKM dalam proses produksi, pemerintah berharap Batik Harmoni membuka ruang baru bagi desainer muda dan pelaku usaha batik di Bitung.

Pemerintah Kota Bitung optimistis Batik Harmoni tidak hanya menjadi ikon daerah, tetapi juga mampu bersaing di pasar regional dan nasional.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Pentas budaya “Muhtesem Endonezya” di Sakarya tampilkan tarian, silat, dan workshop Batik x Ebru, perkuat diplomasi budaya Indonesia–Turki.

Remaja Indonesia Ajarkan Batik Di Event Muhtesem Endonezya – Sakarya – Turki

Perajin muda Padang, Shekar Hanum Pramesty, membangun Shanumesty, batik tanah liek berpewarna alami yang kian mengharumkan seni batik Sumbar.

Remaja Ini Menjaga Napas Batik Tanah Liek