https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

Ahmat Failasuf Berharap Batik Indonesia Jadi Kebanggaan Dunia dan Sejahterakan Perajin

Ahmat Failasuf berharap batik Indonesia lestari, dicintai generasi muda, mendunia, dan meningkatkan kesejahteraan perajin.
Ahmat Failasuf berharap batik Indonesia lestari, dicintai generasi muda, mendunia, dan meningkatkan kesejahteraan perajin.

Jakarta – Ahmat Failasuf, pemilik usaha Batik Pesisir Pekalongan menyampaikan harapan agar batik Indonesia terus berkembang sebagai warisan budaya yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan, identitas bangsa, serta kebanggaan masyarakat Indonesia. Harapan tersebut disampaikan dalam sesi doa bersama di rangkaian Opening Ceremony Pameran Puspa Nuswantara 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.

Menurut Ahmat Failasuf, keberhasilan industri batik tidak hanya diukur dari meningkatnya transaksi dan pertumbuhan pasar, tetapi juga dari kemampuannya memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya bangsa. Ia berharap setiap karya batik yang lahir dari tangan para perajin mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi Indonesia.

Ia juga berharap seluruh perajin dan pelaku usaha batik dari berbagai daerah di Nusantara memperoleh kemudahan dalam mengembangkan usahanya. Selain menghasilkan karya berkualitas, para pelaku industri batik diharapkan dapat membangun kemitraan yang kuat, memperluas jaringan pemasaran, serta memperoleh peluang usaha yang berkelanjutan.

Ahmat Failasuf menilai batik seharusnya tidak hanya dipandang sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang memperkenalkan sejarah, filosofi, dan nilai-nilai luhur budaya Indonesia kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia juga mengharapkan agar keindahan batik Indonesia tetap lestari sepanjang zaman, semakin dicintai oleh generasi penerus, serta memperoleh pengakuan dan penghormatan dari masyarakat internasional. Menurutnya, kelestarian batik harus berjalan beriringan dengan meningkatnya kesejahteraan para perajin dan seluruh pelaku industri yang selama ini menjadi penjaga tradisi membatik.

Selain itu, Ahmat Failasuf berharap bangsa Indonesia terus memiliki komitmen untuk menjaga keaslian batik beserta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Baginya, batik merupakan warisan budaya yang mencerminkan kearifan lokal, identitas, dan jati diri bangsa yang harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman.

Menutup harapannya, Ahmat Failasuf menginginkan Puspa Nuswantara 2026 menjadi momentum kebangkitan budaya Indonesia. Ia berharap pameran tersebut mampu memperkuat daya saing industri batik nasional, memperluas manfaat bagi para perajin dan pelaku usaha, serta semakin mengukuhkan posisi batik Indonesia sebagai warisan budaya yang membanggakan bangsa di tingkat dunia.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

GKBRAA Paku Alam meluncurkan Batik Puspawicitra dan tari pendampingnya di Puspa Nuswantara 2026, JICC Jakarta.

Ini Batik Puspawicitra Buatan GKBRAA Paku Alam

Novita Hardini desak perlindungan seller UMKM digital, audit platform, dan dana escrow usai dugaan pembekuan saldo sepihak.

Anggota Komisi VII DPR RI Soroti Perlindungan Seller UMKM Digital