Jakarta Timur – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menghadiri malam keakraban finalis Abang dan None (Abnon) Jakarta Timur 2026 di Hotel Novotel Pulomas, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian seleksi sebelum para finalis tampil pada malam grand final.
Sebanyak 30 pasang finalis mengikuti malam keakraban yang dirancang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mematangkan kesiapan mereka sebagai calon duta pariwisata Jakarta Timur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur Fauzi, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Timur Yayang Yustiawan, Camat Pulogadung Syafrudin Chandra, serta Lurah Kayu Putih Tuti Sugihastuti.
Dalam sambutannya, Munjirin mengatakan para finalis yang terpilih nantinya akan mewakili Jakarta Timur pada ajang Abang None Provinsi DKI Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli 2026.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan berbagai pembekalan yang telah diterima selama proses seleksi sebagai bekal untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, tidak hanya selama masa tugas sebagai Abang dan None, tetapi juga di masa mendatang.
“Yang paling penting adalah apa yang telah mereka dapatkan bersama Pemerintah Kota Jakarta Timur dapat menjadi bekal, tidak hanya selama satu tahun masa tugas, tetapi juga seterusnya untuk bersama-sama membangun Jakarta Timur menjadi lebih baik. Melihat potensi yang mereka miliki, saya optimistis,” ujar Munjirin.
Menurut Munjirin, tahapan pembekalan, karantina, hingga malam keakraban merupakan proses penting dalam membentuk karakter, kemampuan komunikasi, serta jiwa kepemimpinan para finalis. Bekal tersebut diharapkan mampu memperkuat peran mereka sebagai mitra Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, khususnya dalam mempromosikan sektor pariwisata.
Ia juga mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah tahapan seleksi menuju malam final. Karena itu, seluruh finalis diminta mengoptimalkan potensi yang dimiliki agar mampu memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama baik Jakarta Timur di tingkat provinsi.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Timur, Yayang Yustiawan, menegaskan bahwa Abang dan None memiliki peran strategis sebagai duta pariwisata yang memperkenalkan berbagai destinasi wisata serta potensi ekonomi kreatif Jakarta Timur kepada masyarakat.
“Peran Abang dan None di bidang pariwisata sangat penting, yakni memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Jakarta Timur sekaligus turut mengembangkan sektor pariwisata agar semakin dikenal oleh masyarakat,” kata Yayang.
Melalui ajang Abang dan None Jakarta Timur 2026, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kapasitas sebagai representasi daerah dalam mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif hingga ke tingkat Provinsi DKI Jakarta. Ajang ini sekaligus menjadi wadah pembentukan duta muda yang mampu berkolaborasi dengan pemerintah dalam memperkuat citra dan daya tarik Jakarta Timur sebagai salah satu destinasi wisata perkotaan di ibu kota.

