Upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan berbasis kebugaran dan spiritualitas kembali ditegaskan melalui gelaran Saka Yoga Festival 2026. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, di Lapangan Aldiron Pancoran, Jakarta.
Dalam sambutannya, Ni Luh Puspa menekankan bahwa wellness tourism dan spiritual tourism menjadi bagian penting dalam transformasi pariwisata nasional menuju arah yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan besar dalam menghadirkan pengalaman wisata berbasis kesehatan dan spiritualitas, yang didukung oleh kekayaan budaya serta kearifan lokal.
“Indonesia bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga destinasi wellness dan spiritual bagi wisatawan dunia,” ujarnya.
Pengakuan global terhadap potensi tersebut semakin menguat, salah satunya melalui paket wisata Astungkara Wellness di Bali yang dinobatkan sebagai Best of the World Readers’ Choice 2026 oleh National Geographic dalam kategori wellness.
Kementerian Pariwisata pun telah menetapkan pengembangan wellness tourism sebagai salah satu program prioritas nasional. Saat ini, sejumlah daerah seperti Bali, Yogyakarta, dan Solo diposisikan sebagai destinasi utama, dengan harapan lebih banyak daerah dapat mengembangkan potensi serupa berbasis budaya lokal.
Saka Yoga Festival 2026 sendiri menjadi bagian dari rangkaian Dharma Santi Nasional 2026 yang menghadirkan berbagai kegiatan, termasuk sesi yoga massal terbuka untuk umum. Selain itu, festival ini juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menjelang puncak perayaan Dharma Santi Nasional 2026 yang akan digelar di Bali pada 17 April 2026 dalam rangka Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, panitia telah mengirimkan undangan resmi kepada Prabowo Subianto melalui Kementerian Sekretariat Negara.
Ni Luh Puspa menyampaikan harapan besar agar Presiden dapat hadir dan menyapa umat Hindu dalam perayaan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan nilai spiritual dan budaya nasional.
Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Asisten Deputi Event Nasional Kementerian Pariwisata, Ni Komang Ayu Astiti.
Melalui penyelenggaraan Saka Yoga Festival 2026, pemerintah berharap Indonesia semakin dikenal sebagai pusat wisata wellness dan spiritual dunia, sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

