https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

Pameran Puspa Nuswantara 2026 Hadirkan Batik Asli. Bukan Batik Asli, Silahkan Minggir!

Semangat membangkitkan kejayaan batik Indonesia kembali digaungkan melalui Pameran Puspa Nuswantara 2026. Perhelatan batik nasional ini resmi diluncurkan sebagai ruang temu karya, gagasan, dan kolaborasi para perajin dari seluruh penjuru Nusantara.

Launching yang berlangsung penuh khidmat tersebut menandai komitmen bersama untuk membawa batik naik kelas — bukan sekadar produk fesyen, melainkan karya seni bernilai tinggi dan simbol identitas budaya bangsa.

Pameran Puspa Nuswantara 2026 hadir di JICC 8–12 Juli, tampilkan 300+ brand batik asli dan 25 ribu pengunjung.

Ruang Kolaborasi Perajin dan Pengusaha Batik

Ketua Panitia, Komarudin Kudiya, dalam sambutannya menegaskan bahwa Puspa Nuswantara bukan hanya agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, pameran ini menjadi wadah strategis untuk:

  • Memperluas akses pemasaran perajin ke ranah nasional
  • Memperkuat jejaring antar pelaku industri
  • Meningkatkan nilai ekonomi batik sebagai warisan budaya

Mengusung tagline “Asli batiknya, asli perajinnya, dan asli harganya”, Puspa Nuswantara 2026 menegaskan komitmen menjaga keotentikan, integritas, dan kepercayaan publik terhadap batik Indonesia.

Menurutnya, ketika perajin diberi ruang yang profesional dan adil, kualitas akan berbicara dengan sendirinya.

Digelar 8–12 Juli 2026 di JICC Senayan

Project Manager Puspa Nuswantara 2026, Andri Sofianwad, menjelaskan bahwa pameran akan berlangsung pada 8–12 Juli 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Pameran ini digagas oleh Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APBBI) dan didukung berbagai komunitas Wastra Nusantara serta para maestro batik dari berbagai daerah.

Tahun ini, Puspa Nuswantara mengangkat tema:

“Rupa Makna Tambal Nusantara”

Tema ini menghadirkan semangat pertumbuhan dan kesadaran akan nilai luhur seni batik yang sarat makna dan filosofi.

Target 25.000 Pengunjung dan 300+ Brand

Puspa Nuswantara 2026 diproyeksikan menghadirkan:

  • Lebih dari 25.000 pengunjung selama lima hari
  • Lebih dari 150 peserta
  • Lebih dari 300 brand batik

Segmentasi pengunjung meliputi kolektor batik premium, buyers kalangan atas, desainer fesyen, institusi dan korporasi, profesional, akademisi budaya, hingga generasi muda pecinta batik.

Program Unggulan dan Aktivitas Interaktif

Selain pameran, sejumlah agenda menarik akan digelar, di antaranya:

  • Opening Ceremony
  • Talkshow inspiratif bersama tokoh industri batik
  • Meet and greet dengan maestro batik
  • Live demo batik tulis
  • Demonstrasi pembuatan cap batik eksklusif

Konsep floor plan dirancang agar seluruh peserta mendapatkan arus pengunjung yang merata, sehingga memberikan peluang promosi dan penjualan yang optimal.

Momentum Penting bagi Batik Indonesia

Puspa Nuswantara 2026 diyakini bukan sekadar pameran dagang, melainkan momentum strategis bagi batik Indonesia untuk berdiri lebih tegap di panggung nasional maupun global.

Dengan strategi promosi digital, kolaborasi media dan influencer, serta pendekatan langsung kepada buyers dan decision makers, pameran ini diharapkan mampu meningkatkan eksposur dan nilai ekonomi batik secara signifikan. Puspa Nuswantara 2026 menjadi bukti bahwa batik bukan sekadar kain, tetapi representasi daya cipta, rasa, dan karsa manusia Nusantara — warisan budaya yang terus hidup dan berkembang di tangan para perajin terbaik bangsa.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Pentingnya Gerakan Kolektif Selamatkan Badak Jawa di Banten

Opini Abdul Syukur tentang PUSPA NUSWANTARA 2026, Rupa Makna Tambal Nusantara dan makna pelestarian batik Indonesia.

PUSPA NUSWANTARA 2026 dan Rupa Makna Tambal Nusantara sebagai Jalan Kebudayaan Batik