Jakarta — Museum dan Cagar Budaya bekerja sama dengan Cultural Heritage Conservation Science Center (CHCSC), National Research Institute of Cultural Heritage (NRICH) Korea Selatan, mengadakan On-site Technical Training Program (OTTP) pada 25–29 Agustus 2025 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.

Kepala Museum dan Cagar Budaya, Abi Kusno, menyatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat peran museum melalui peningkatan kapasitas dan profesionalisme dalam menjaga warisan budaya bangsa. “Konservasi bukan hanya teknik perawatan koleksi, tetapi juga bentuk tanggung jawab dalam menjaga jejak sejarah untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Program OTTP yang mengangkat tema “Comprehensive Approaches to Conservation Material” menghadirkan enam konservator ahli dari CHCSC, NRICH Korea Selatan. Mereka melatih 20 konservator Indonesia dengan materi perkuliahan dan praktik langsung terkait konservasi berbagai material seperti logam, tembikar, dan kertas.
Direktur CHCSC NRICH Korea, Jong-seo Park, menegaskan pihaknya menyiapkan program ini secara khusus agar konservator Indonesia dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan signifikan dalam konservasi.
Melalui pelatihan ini, Museum dan Cagar Budaya menegaskan komitmennya dalam penguatan kapasitas konservator muda sekaligus memperluas kerja sama internasional. Selain menjadi ruang transfer ilmu, OTTP juga membangun jejaring profesional konservasi di kawasan Asia guna memperkuat kolaborasi pelestarian warisan budaya.

