in

Motif Batik Daun Sukun Asal Kepulauan Seribu Jakarta

Batik Jakarta sudah pasti banyak yang mengetahuinya. Sentra-sentra batik Jakarta pun tersebar di beberapa titik seperti yang paling terkenal adalah Tarogong dan Pal Batu. Namun wilayah Kepulauan Seribu tak ingin kalah menghasilkan motif batik khas mereka, motif batik daun sukun.

Pemerintah Administrasi Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, mengembangkan motif batik pesisir daun sukun dengan tujuan mengenalkan potensi tanaman unggulan bernama latin Artocarpus altilis itu kepada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut.

“Kami memilih motif daun sukun karena tanaman ini bagus, sebagai penghijauan dan sumber pangan bagi masyarakat,” kata Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, saat dihubungi di Jakarta, Senin (22/7).

Dia menjelaskan tanaman sukun memiliki buah berbentuk bulat yang dijadikan makanan alternatif pengganti beras oleh masyarakat di Kepulauan Seribu. Sekaligus menjadi oleh-oleh khas bagi para wisatawan.

Akan Melibatkan Desainer Fashion

Junaedi mengatakan bahwa pihaknya akan memodifikasi ulang beberapa batik pesisir yang telah ada saat ini agar memiliki motif daun sukun dengan melibatkan desainer.

“Di Kecamatan Kepulauan Seribu sudah ada masyarakat yang membuat batik, tapi motifnya masih biasa berupa ondel-ondel. Kami sedang mencari desainer untuk mendesain daun sukun jadi motif batik,” ujarnya.

Tujuan utama pengembangan motif batik daun sukun ini, lanjut Junaedi, untuk mengenalkan tanaman sukun melalui produk seni budaya, sebab sukun merupakan salah satu komoditas utama dari Kepulauan Seribu.

Menurut dia, ada sebanyak 6.000 pohon sukun tumbuh di beberapa pulau di wilayah terluar DKI Jakarta tersebut, di antaranya Pulau Pramuka, Pulau Sebira, Pulau Harapan, dan Pulau Karya.

Selain motif daun sukun, pemerintah setempat juga mengembangkan motif baru di antaranya wisata Jembatan Cinta yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil di Kepulauan Seribu. “Pengembangan motif baru itu diharapkan dapat mendorong kemajuan dalam industri batik pesisir, sekaligus melestarikan batik sebagai warisan dunia asal Indonesia,” ucapnya.

Sumber asli, Di Sini

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

Pecinta Batik Itu Telah Tiada