Jakarta — INACRAFT Oktober 2026 menargetkan transaksi hingga Rp100 miliar. Target tersebut meningkat dibandingkan pencapaian transaksi sekitar Rp50 miliar pada penyelenggaraan sebelumnya yang disampaikan Bank Mandiri.
Regional CEO Bank Mandiri Region 4 / Jakarta 2, Nila Mayta Dwi Rihandjani, mengatakan Bank Mandiri kembali menjadi sponsor dan official banking partner INACRAFT. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen bank terhadap perkembangan UMKM dan industri kreatif Indonesia.
Menurut Nila, pengalaman penyelenggaraan sebelumnya menunjukkan adanya potensi transaksi yang besar di INACRAFT. Karena itu, Bank Mandiri akan mendorong peningkatan transaksi melalui business matching dan matchmaking dengan melibatkan nasabah-nasabah Bank Mandiri.
Bank Mandiri juga melihat tema youthpreneur yang diangkat INACRAFT 2026 sejalan dengan program dukungan terhadap pengusaha muda. Bank Mandiri memiliki program Wirausaha Muda Mandiri yang diarahkan untuk mendukung UMKM, termasuk pelaku usaha di sektor kreatif.
Kolaborasi antara UMKM, youthpreneur, dan teknologi diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Untuk pengunjung, Bank Mandiri menyiapkan berbagai program promosi selama penyelenggaraan INACRAFT. Program tersebut antara lain hadiah berupa motor listrik, iPhone, logam mulia, dan voucher belanja.
Pengunjung juga mendapatkan sejumlah keuntungan melalui transaksi menggunakan layanan Bank Mandiri, termasuk cashback dan fasilitas cicilan 0 persen untuk transaksi tertentu menggunakan kartu kredit.
Dukungan Bank Mandiri tidak hanya ditujukan kepada pengunjung. Tenant dan pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan.
Bank Mandiri menyampaikan fasilitas pembiayaan hingga Rp500 juta untuk segmen tertentu dan pembiayaan SME hingga Rp50 miliar bagi usaha dengan skala yang lebih besar.
Pembiayaan tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan usaha, termasuk persiapan mengikuti pameran, produksi, maupun memenuhi pesanan dari luar negeri.
Kolaborasi antara INACRAFT dan Bank Mandiri diharapkan memperkuat ekosistem transaksi sekaligus memberikan akses pembiayaan bagi pelaku industri kreatif.
Dengan target transaksi Rp100 miliar, INACRAFT 2026 tidak hanya diarahkan menjadi ajang promosi produk kerajinan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen, nasabah, dan calon mitra bisnis.
Target tersebut sekaligus mencerminkan besarnya potensi pasar kerajinan dan industri kreatif Indonesia ketika didukung sistem transaksi, pembiayaan, serta business matching yang terintegrasi.


