Jakarta — INACRAFT Oktober 2026 memperkuat perhatian terhadap regenerasi pelaku usaha kerajinan melalui program youthpreneur dan Business Forum. Program tersebut diarahkan untuk membuka peluang bagi pelaku usaha muda mendapatkan pengetahuan, membangun jaringan bisnis, hingga memperluas akses pasar.
Wakil Ketua Umum 1 BPP ASEPHI sekaligus Ketua Bidang Program INACRAFT Oktober, Baby Jurmawati, menjelaskan INACRAFT tidak hanya menjadi pameran produk kerajinan. Menurutnya, INACRAFT merupakan bagian dari komunitas dan rangkaian kegiatan yang berlangsung secara berkesinambungan.
Kegiatan tersebut mencakup workshop, talk show, kegiatan seremonial, hingga program penghargaan bagi pelaku industri craft.
Khusus penyelenggaraan Oktober 2026 yang mengangkat tema youthpreneur, penghargaan difokuskan kepada pelaku usaha muda melalui ASEPHI Emerging Youthpreneurs Award. Penghargaan tersebut telah memasuki penyelenggaraan kelima.
Baby mengatakan program itu ditujukan untuk mencari pelaku muda yang memiliki potensi, baik dari sisi produk maupun kapasitas sebagai calon regenerasi pelaku usaha. Apresiasi diberikan agar generasi muda memiliki motivasi untuk terus berkembang dan tidak takut melangkah lebih jauh.
Selain penghargaan, INACRAFT Oktober 2026 juga memperkuat Business Forum. Forum tersebut dikembangkan tidak sekadar sebagai seminar atau talk show, tetapi menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha dengan calon pembeli.
Dalam program tersebut, sebanyak 30 entrepreneur atau pelaku usaha telah dikurasi untuk mengikuti kegiatan. Para peserta akan memperoleh kesempatan melakukan networking, mendapatkan informasi regulasi terbaru, memperkenalkan produk, serta bertemu calon peminat.
Business Forum juga terhubung dengan program Scaling Up ASEAN Gift and Craft. Salah satu sesi yang disiapkan adalah Breaking Export Barriers, yang membahas regulasi dan fasilitas perdagangan untuk membantu pelaku craft memperluas akses ekspor.
Program tersebut juga melibatkan peserta dari kawasan ASEAN melalui rencana pendirian ASEAN Gift and Craft Federation yang mencakup Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Federasi tersebut diarahkan untuk memperluas pasar corporate gift berbasis handmade. Konsep ini dinilai memiliki peluang karena corporate gift digunakan dalam kebutuhan bisnis jangka panjang dan tidak hanya menyasar pasar produk hobi.
Dengan berbagai program tersebut, INACRAFT 2026 tidak hanya menjadi etalase produk kerajinan, tetapi juga ruang untuk membangun regenerasi pelaku usaha, memperluas networking, dan membuka akses pasar global.


