
Batiklopedia – Tikela bersama PT. Padil Jaya Pertama menggelar event Batik Story Bekasi (1/10), bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila dan jelang Hari Batik Nasional. Sebagai perusahaan Kontraktor Penyediaan Jasa Pengerukan Overburden dan Hauling batu bara, PT. Padil Jaya Pertama sangat peduli dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia. Didukung oleh sponsor lain seperti Yamaha Motor, Kokola Biskuit, Probaby, Morinaga, di bagian event pembuka, melibatkan siswa-siswi PAUD dari HIMPAUDI Jati Asih untuk mengikuti Lomba Mewarnai Batik Bekasi.
Kegiatan Lomba Mewarnai Motif Batik Bekasi yang diikuti hampir 100 orang siswa-siswi PAUD ini menorehkan warna-warni crayon di sketsa gambar motif batik bekasi berupa ikan lele dan tugu Bekasi. Antusias mereka menggambar sangat luar biasa, kualitas mewarnai sangat terdidik dengan baik. Padahal siswa-siswi PAUD sama sekali belum mengetahui sketsa gambar yang akan diwarnai.
Lomba mewarnai motif batik Bekasi tingkat PAUD ini memperebutkan juara 1, 2, 3, harapan 1, harapan 2, dan harapan 3. Sejumlah hadiah diberikan bagi pemenangnya. PT. Padil Jaya Pertama memberikan hadiah cash money bagi pemenang lomba, sedangkan Kokola Biskuit, dan Morinaga memberikan hadiah berupa hampers ke tiap peserta lomba. Untuk Probaby, memberikan piala dan hampers bagi juara 1,2, dan 3.
Perwakilan Batiklopedia, Bimo Nugroho mengatakan, Batiklopedia, PT. Padil Jaya Pertama, Yamaha Motor, Kokola, Probaby, dan Morinaga mendukung penuh perkembangan batik nusantara.

“Salah satu bentuk dukungan tersebut yakni dengan membuat projek Batik Story Bekasi sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan batik Bekasi, dan para pihak sponsor yang terlibat sangat aware dengan kegiatan ini,” ucap Bimo Nugroho, program director event Batik Story Bekasi.
Batiklopedia bersama penggiat Batik Bekasi menggelar peringatan Hari Batik Nasional bertempat di Lagoon Avenue Mall Bekasi, Minggu, (01/10/2023). Perwakilan Batiklopedia, Gadabima Nugroho mengatakan, Batiklopedia mendukung penuh perkembangan Batik di Nusantara.
Kegiatan Batik Story Bekasi yang digelar di Lagoon Avenue Mall Bekasi ini didukung pula oleh komunitas-komunitas yang ada di Bekasi seperti Komunitas Batik Bekasi, Komunitas Seniman Canda Tawa (Senyawa) Kota Bekasi, KNPI Kota Bekasi, Kelompok Pengamen Jalanan (KPJ) Kota Bekasi, dan Pemerintah Kota Bekasi.
Lewat event Batik Story, tujuan utamanya adalah mengangkat atau mempromosikan batik dari beragam daerah di Indonesia.

Sementara itu, salah satu penggiat Batik Bekasi, Barito Hakim Putra mengatakan, Batik adalah warisan budaya bangsa yang harus dijaga. Apalagi seiring dengan diakuinya Batik oleh UNESCO.
“Saya mendorong Revolusi Batik sebagai upaya untuk memasyarakat Batik kepada masyarakat Indonesia secara luas khususnya generasi muda,” katanya.
Sebagai penggiat Batik Bekasi, ia juga bangga dengan perjalanan Batik Bekasi saat ini. Menurutnya, perjalanan Batik Bekasi sampai diterima di tengah masyarakat memiliki cerita yang panjang dan tidak mudah.
Lomba mewarnai motif batik Bekasi yang digelar ditujukan untuk mengenalkan kecintaan kepada batik di kalangan usia dini.
Terpisah Ketua Panitia Acara, Dinda Gilang Orinas mengaku, pentingnya mempertahankan batik untuk saat ini sebagai cinta produk lokal khususnya di Bekasi, jangan hanya momen formal atau undangan tapi di momen hari biasa juga.
Pria yang akrab disapa Orins ini menjelaskan selain majemuk dan luas pasalnya semua kalangan, mulai dari TK, SD, Seniman Musik dan Penggiat Batik juga bisa menerapkan dan menggunakan batik sebagai bentuk cintanya terhadap warisan budaya bangsa yang harus dijaga.
“Kami ingin mengajak warga Bekasi, untuk setiap hari menggunakan Batik, pasalnya hal itu harus dicontohkan dan dimulai dari diri sendiri,” katanya.
Menurut Orins, suksesnya warga bekasi harus diawali dengan menggunakan Batik. Sehingga, bangsa ini memiliki karakter yang kuat, jangan sampai batik menjadi hilang. Pasalnya, budaya merupakan cerminan bangsa.

