https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

PWI Jaya dan Bank Jakarta Hadirkan Kategori Khusus Literasi Keuangan di Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026

Ki-ka: Ketua Dewan Juri Dr.Bagus Sudarmanto, Ketua PWI Jaya Kesit B Handoyo, Senior Manager Corcomm Bank Jakarta Fakhruroji, dan Ketua Panpel MHT 2026 Arman Suparman

Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya bersama Bank Jakarta meluncurkan Kategori Khusus Literasi Keuangan Bank Jakarta dalam ajang Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin (MHT) ke-52 Tahun 2026. Kategori ini dihadirkan sebagai upaya mendorong lahirnya karya jurnalistik berkualitas yang mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran sektor perbankan, khususnya kontribusi Bank Jakarta dalam pembangunan ekonomi daerah.

Peluncuran kategori khusus tersebut diumumkan dalam keterangan pers yang digelar di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Kantor Pusat Bank Jakarta lantai 9, Petojo, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, mengatakan bahwa kolaborasi antara organisasi pers dan institusi perbankan ini merupakan langkah positif untuk memperkuat literasi keuangan masyarakat melalui karya jurnalistik yang berkualitas dan edukatif.

Menurut Kesit, media massa memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi publik. Karena itu, kehadiran kategori khusus Literasi Keuangan Bank Jakarta diharapkan dapat memacu para jurnalis menghasilkan karya yang tidak hanya memenuhi standar jurnalistik, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kontribusi sektor perbankan terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kategori khusus ini, kami berharap para jurnalis dapat menghasilkan karya yang mampu memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kontribusi sektor perbankan terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kesit.

Selain menjadi ajang kompetisi jurnalistik, lomba ini juga diharapkan menjadi ruang bagi insan pers untuk mengangkat berbagai inovasi, layanan, transformasi digital, program pemberdayaan masyarakat, hingga kontribusi nyata Bank Jakarta dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Jakarta dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

PWI Jaya dan Bank Jakarta gelar lomba jurnalistik literasi keuangan dengan total hadiah Rp75 juta bagi wartawan Indonesia.
Ki-ka: Ketua Dewan Juri Dr.Bagus Sudarmanto, Ketua PWI Jaya Kesit B Handoyo, Senior Manager Corcomm Bank Jakarta Fakhruroji, dan Ketua Panpel MHT 2026 Arman Suparman

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai media memiliki peran penting dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami meyakini media memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman publik mengenai layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kompetisi ini, kami berharap lahir berbagai karya yang mampu menggambarkan secara objektif berbagai inovasi, program, dan kontribusi Bank Jakarta bagi masyarakat serta pembangunan ekonomi daerah,” kata Agus.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, berharap kategori khusus ini dapat memotivasi para jurnalis untuk menghasilkan karya yang informatif, edukatif, dan inspiratif.

Menurut Arie, karya jurnalistik yang akurat dan berimbang akan menjadi sarana efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi keuangan sekaligus memperluas edukasi terkait produk dan layanan perbankan.

Kategori Khusus Literasi Keuangan Bank Jakarta terbuka bagi seluruh wartawan media massa di Indonesia. Panitia menyediakan tiga kategori lomba yang dapat diikuti peserta, yakni Berita Feature, Artikel Opini, dan Foto Feature.

Peserta dapat memilih salah satu dari tiga tema utama yang telah ditetapkan, yaitu Penguatan UKM, Digitalisasi Perbankan Jakarta, dan Ekosistem Keuangan Perbankan. Seluruh karya yang diikutsertakan wajib mencantumkan kata kunci “Bank Jakarta” serta dapat memanfaatkan berbagai sumber informasi resmi yang disediakan oleh Bank Jakarta.

Panitia menetapkan batas akhir pengiriman karya pada 31 Juli 2026. Pada tahap awal, dewan juri akan menyeleksi lima karya terbaik dari masing-masing kategori sebelum menentukan pemenang dan nominee.

Untuk kategori Berita Feature, penilaian meliputi kedalaman liputan, kekuatan human interest, relevansi tema, kualitas penulisan, akurasi data, dan orisinalitas karya. Sementara kategori Artikel Opini akan dinilai berdasarkan kekuatan argumentasi, penggunaan data dan referensi, kedalaman analisis, relevansi tema, serta kebaruan gagasan. Adapun kategori Foto Feature menitikberatkan pada kemampuan storytelling visual, nilai jurnalistik, kualitas teknis foto, komposisi visual, relevansi tema, dan kekuatan caption.

Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp75 juta. Pemenang pertama di masing-masing kategori akan menerima trofi, piagam penghargaan, dan uang tunai Rp15 juta. Selain itu, dua nominee terbaik pada setiap kategori akan memperoleh piagam penghargaan dan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp5 juta.

Melalui penyelenggaraan kategori khusus ini, PWI Jaya dan Bank Jakarta berharap dapat memperkuat literasi keuangan masyarakat, meningkatkan eksposur positif terhadap sektor perbankan, serta membangun ekosistem informasi yang sehat di tengah era transformasi digital. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mempererat sinergi antara media, masyarakat, dan dunia perbankan dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Sekko Jakarta Timur membuka Workshop Film Pendek JMFF 2026 untuk mendorong kreativitas generasi muda di industri film.

Sekko Jakarta Timur Buka Workshop Film Pendek Jakarta Milenial Film Festival 2026, Dorong Lahirnya Sineas Muda Kreatif

Indonesia dan Korea Selatan siapkan MoU ekonomi kreatif baru serta komite kerja sama industri kreatif tingkat tinggi.

Indonesia-Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Ekonomi Kreatif, Siapkan MoU Baru dan Komite Industri Kreatif Tingkat Tinggi