https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

Perkuat SDM Industri 4.0, Kemenperin Dorong Transformasi Manufaktur Nasional

Kemenperin memperkuat SDM industri 4.0 guna mendukung transformasi manufaktur dan target Indonesia Emas 2045.

Pemerintah terus mempercepat transformasi sektor industri manufaktur nasional melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung visi Making Indonesia 4.0 serta target pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, transformasi industri tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga pembangunan ekosistem manufaktur yang terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan.

“Tantangan transformasi digital sektor manufaktur di Indonesia saat ini terletak pada kesiapan teknologi digital dan kualitas tenaga kerja. Oleh karena itu, penguatan SDM industri menjadi fondasi yang sangat penting,” kata Agus Gumiwang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Menurut Agus, penguatan kualitas tenaga kerja industri menjadi faktor krusial agar Indonesia mampu memanfaatkan momentum perkembangan teknologi digital dan perubahan global di sektor manufaktur. Pemerintah menilai industri nasional harus mampu beradaptasi dengan perkembangan otomatisasi, kecerdasan buatan, hingga penerapan industri hijau.

Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Perindustrian melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) terus menjalankan berbagai program pelatihan industri 4.0. Program tersebut menyasar pelaku industri, tenaga pengajar, hingga peserta didik di unit pendidikan vokasi industri.

Pelatihan dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam dan luar negeri guna memperkuat kapasitas industri nasional sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja manufaktur.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi mengatakan dunia industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memahami teknologi digital, otomatisasi, Internet of Things (IoT), pengelolaan data industri, efisiensi energi, hingga isu dekarbonisasi dan industri hijau.

“Indonesia memiliki peluang besar karena didukung populasi usia produktif yang sangat besar. Namun, peluang tersebut harus diiringi dengan pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan,” ujar Doddy.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan mitra internasional menjadi kunci dalam menciptakan SDM industri yang inovatif dan kompetitif secara global.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional, BPSDMI turut berpartisipasi dalam ASEAN-Japan Forum yang berlangsung di Jakarta pada 19 Mei 2026. Forum tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku industri, dan akademisi untuk membahas pengembangan SDM industri di kawasan ASEAN.

Presiden Direktur Japan External Trade Organization (JETRO) Jakarta, Shinji Hirai, menyampaikan bahwa tantangan utama berbagai negara saat ini adalah memenuhi kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang memiliki kemampuan teknis sekaligus keterampilan pemecahan masalah dan kemampuan adaptasi tinggi.

“Hal ini sangat relevan di Indonesia, di mana pertumbuhan ekonomi sedang kuat dan angkatan kerjanya muda serta dinamis, sementara industri membutuhkan talenta yang lebih terampil dan siap kerja,” kata Shinji.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Wulan Aprilianti Permatasari menyatakan forum tersebut menjadi ruang kolaborasi produktif untuk memperluas jejaring kerja sama dan menghasilkan langkah konkret dalam pembangunan talenta industri Indonesia.

Kemenperin bersama mitra internasional juga terus memperkuat berbagai program pelatihan industri. Sejak 2022, Kemenperin bekerja sama dengan Ministry of Economy, Trade and Industry (METI) Jepang serta AOTS menjalankan program pengembangan SDM yang fokus pada penguatan tenaga pengajar pendidikan tinggi industri melalui penerapan metode 5S dan Kaizen.

Pada 2025, program tersebut diperluas dengan fokus pada Green Transformation (GX) dan Digital Transformation (DX). Selain itu, BPSDMI bersama AOTS juga telah menyelenggarakan pelatihan LeMMI 4.0 bagi dosen, mahasiswa, dan praktisi industri dengan total ratusan peserta sejak 2021.

Berbagai pelatihan tersebut mencakup materi Big Data, Internet of Things, Cloud Computing, hingga transformasi industri 4.0 tingkat manajerial sebagai bagian dari upaya menciptakan SDM manufaktur yang unggul dan siap menghadapi persaingan global.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Kemenpar kembangkan sistem API bersama OTA untuk memastikan seluruh akomodasi digital memiliki izin usaha resmi.

Kemenpar Gandeng OTA Bangun Sistem Verifikasi API untuk Tertibkan Akomodasi Pariwisata Digital

Kemendag dorong penguatan ekosistem industri kosmetik nasional guna meningkatkan ekspor dan daya saing global.

Kemendag Dorong Ekosistem Industri Kosmetik Nasional untuk Tembus Pasar Global