in

Munjirin Panen 1,1 Ton Jagung dan Sayuran dari 191 Titik Urban Farming Jakarta Timur

Pemkot Jaktim panen 1,1 ton jagung dan sayuran dari 191 titik urban farming untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Pemkot Jaktim panen 1,1 ton jagung dan sayuran dari 191 titik urban farming untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Jakarta Timur – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menunjukkan bahwa lahan perkotaan dapat menjadi sumber pangan produktif. Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memimpin panen serentak jagung manis dan berbagai komoditas sayuran di 191 titik urban farming yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta Timur dengan total hasil panen mencapai sekitar 1,1 ton.

Panen serentak dipusatkan di Lahan Urban Farming Cipayung Edufarm, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Selasa (4/8/2026), dan turut dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan yang tersedia.

Komoditas yang dipanen meliputi jagung manis, kangkung, pakcoy, serta berbagai tanaman pangan lainnya yang selama beberapa bulan terakhir dibudidayakan oleh kelompok tani, kader PKK, dan masyarakat di berbagai wilayah Jakarta Timur.

Munjirin mengatakan hasil panen tersebut merupakan buah dari kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan pertanian perkotaan. Menurutnya, urban farming bukan hanya mampu menghijaukan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

“Mudah-mudahan hasil panen ini bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dikonsumsi sebagai salah satu alternatif bahan pangan selain beras. Jika kegiatan seperti ini terus dikembangkan, saya yakin ketahanan pangan, khususnya di Jakarta Timur, akan semakin kuat,” ujar Munjirin.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang masih tersedia, baik aset milik pemerintah maupun lahan pribadi, agar dapat diolah menjadi area pertanian produktif.

“Apabila ada lahan yang memungkinkan untuk dijadikan pertanian, baik aset pemerintah maupun aset pribadi, saya berharap dapat dimanfaatkan oleh kelompok tani maupun masyarakat sekitar untuk ditanami berbagai jenis tanaman yang dapat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama TP PKK juga menyerahkan bantuan bibit jagung serta berbagai bibit tanaman lainnya guna mendukung keberlanjutan program urban farming di Cipayung Edufarm.

Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, mengapresiasi keterlibatan seluruh kader PKK yang aktif sejak proses penanaman hingga panen. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Panah Merah yang telah mendukung program melalui penyediaan bibit jagung Bonanza.

“Hasil panen hari ini mencapai 1,1 ton dan cukup membanggakan. Mudah-mudahan pada panen berikutnya hasilnya semakin meningkat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tahunan Pokja III PKK,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga Pokja III TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Ati Rahmawati, menilai konsistensi TP PKK Jakarta Timur dalam mengembangkan urban farming patut diapresiasi. Menurutnya, gerakan tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan pangan keluarga, tetapi juga mendukung upaya pencegahan stunting melalui penyediaan bahan pangan bergizi yang mudah diakses masyarakat.

Dengan panen serentak di 191 lokasi dan hasil mencapai 1,1 ton, Jakarta Timur menunjukkan bahwa pertanian perkotaan dapat menjadi model pembangunan berkelanjutan di kawasan metropolitan. Program ini diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak lahan kosong yang dapat dimanfaatkan menjadi sumber pangan sekaligus ruang hijau produktif bagi masyarakat.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Momen by Batik Trusmi hadir di IFW 2026 dihadirkan untuk penyuka batik dengan outook gaya hidup modern dan dinamis.

Batik Tak Lagi Kaku? Momen by Batik BT Bidik Penyuka Batik dengan Outlook Gaya Modern

Batik Mamauty tampil di IFW 2026 dengan koleksi kasual bermotif beragam untuk menarik generasi muda dan budaya urban Jakarta.

Batik Mamauty Hadirkan Koleksi Kasual untuk Generasi Muda di Indonesia Fashion Week 2026