https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in

Presenter TVRI – Lenny Hadiawati

presenter TVRI ini tidak saja mengenakan batik tetapi memproduksinya sendiri. Kini ia pemilik bendera Hadiawati Batik.

Presenter TVRI, Lenny Hadiawati, tidak sekadar tampil menawan di depan kamera; batik telah menjadi bagian identitasnya. Sejak beberapa tahun lalu, ia sering berdiskusi dengan rekan kerja tentang batik, menggali motif, sejarah, dan filosofi yang di dalamnya.

Lenny 2

Awalnya, Lenny mengoleksi batik sebagai pecinta mode; membeli kain batik di pameran atau daerah-daerah di Jawa, lalu menyerahkannya ke penjahit untuk dijahit sesuai selera. Dari koleksi puluhan batik, hanya sedikit yang dari desainer, karena ia lebih suka mendesain sendiri.

Kegemarannya makin unik ketika ia mulai memadukan motif polkadot ke dalam desain batiknya. Padahal batik identik dengan motif tradisional—flora, geometris, flora-fauna—tetapi polkadot, yang lebih modern dan populer di kalangan anak muda, menjadi bagian dari ekspresi diri Lenny. Selain itu, dia membentuk label sendiri bernama Hadiawati Batik, dari mana ide-ide desainnya keluar dan diwujudkan lewat jahitan penjahit terpercaya.

Motif yang paling disukainya adalah batik klasik, khususnya dari Cirebon, karena kekayaan motifnya yang artistik. Tapi dalam tampilannya, Lenny tak suka motif yang ramai; dia lebih suka batik yang dominan warna polos, dengan motif yang tidak berlebihan agar tetap elegan dan tidak kehilangan esensi tradisionalnya.

Di acara-acara resmi dan kesempatan penting, batik selalu menjadi pilihan busananya. Melalui batik, Lenny menyampaikan kebanggaan terhadap warisan budaya Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa batik bisa relevan dengan era modern—ketika dipadu motif kekinian, desain yang personal, dan label sendiri seperti Hadiawati Batik, batik tidak hanya pakaian tapi media komunikasi budaya.

Sumber: Majalah BATIK On Fashion

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Batik Betawi Pal Batu

Kampung Batik Palbatu

amos cozy

CEO & President Director Amos Cozy Hotel & Convention Hall Jakarta – Dra. Khoe Ribka