https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

Muharam-an di Kemplong: 58 Santri Penghafal Qur’an, Bubur Suro, dan Semangat Berbagi

Pekalongan — Suasana hangat dan penuh kasih terasa kental di sebuah rumah sederhana di Kemplong, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Di sanalah perajin batik sekaligus tokoh masyarakat, Failasuf, membuka pintu rumahnya lebar-lebar untuk menyambut 58 siswa penghafal Al-Qur’an dari MTs 45 Wiradesa dalam peringatan Tahun Baru Islam 1447 H.

Peringatan Muharam di Kemplong Pekalongan diwarnai semangat berbagi bersama 58 santri penghafal Qur’an dan sajian tradisi bubur suro.
Peringatan Muharam di Kemplong Pekalongan diwarnai semangat berbagi bersama 58 santri penghafal Qur’an dan sajian tradisi bubur suro.

Dalam semangat bulan Muharam yang dikenal sebagai bulan penuh berkah dan kepedulian, Failasuf menggagas acara berbagi sederhana namun bermakna. Selain para santri penghafal Juz 26–30 dari kelas 7 hingga 9, hadir pula anak-anak yatim serta siswa-siswi berprestasi yang turut diundang untuk merasakan kehangatan kebersamaan.

Di tengah pertemuan itu, bubur suro disajikan—hidangan khas bulan Muharam yang bukan sekadar makanan, melainkan simbol doa dan tradisi. Bagi masyarakat Pekalongan, bubur suro menjadi cara untuk mengenang nilai-nilai spiritual, mendoakan keselamatan, dan mengikat solidaritas sosial.

“Bulan Muharam adalah saatnya memperbanyak amal dan sedekah. Kita berbagi bukan hanya materi, tapi juga perhatian dan dukungan untuk masa depan mereka,” ujar Failasuf.

Peringatan Muharam di Kemplong Pekalongan diwarnai semangat berbagi bersama 58 santri penghafal Qur’an dan sajian tradisi bubur suro.

Bagi para siswa, kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar acara tahunan. Shilma dan Citra, dua santri yang ikut hadir, mengaku senang dan terinspirasi. “Semoga anak-anak seperti kami lebih diperhatikan pendidikannya, terutama yang yatim dan kurang mampu,” ungkap mereka.

Acara ini menjadi pengingat kuat bahwa Tahun Baru Islam bukan hanya pergantian angka dalam kalender Hijriah, tetapi momen reflektif untuk memperkuat keimanan, memupuk empati, dan menanamkan nilai kemanusiaan dalam pendidikan. Dalam suasana yang sederhana, tampak jelas: tradisi, agama, dan solidaritas sosial masih hidup di tengah denyut batik Pekalongan.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

buku primbon jawa

Kelahiran Kamis Wage: Hembusan Angin yang Menyimpan Daya dan Kewaspadaan

Calon pembeli sering menghilang setelah menerima price list? Ini alasannya dan tips mengatasinya agar mereka tetap tertarik jadi pelanggan.

Lho Kok? Sudah Diberi Price List Malah Menghilang?