
Jika kita mengenal Sarinah Departemen Store di bilangan Thamrin Jakarta Pusat, tentu tahu nama Sarinah itu berasal. Ya, Sarinah adalah sosok pengasuh Bung Karno waktu kecil, dan telah memberikan ilham bagi Iwet Ramadhan saat hendak menampilkan busananya di fashion show charity di Jakarta Fashion Week 2017. Dan muncullah motif batik ginko.
Ia tidak sendiri, berkolaburasi dengan Yayasan Kanker Indonesia atau YKI. Sosok Sarinah bagi Iwet dianggap sebagai seorang wanita yang kuat dan mandiri. Dan hal tersebut merepresentasikan kekuatan perempuan Indonesia untuk melawan dan menghadapi kanker, dan diterjemahkan dalam koleksi pakaian ready to wear miliknya.
Fashion show tersebut bertema I am Still a Woman. Material batik mendominasi pada busananya tersebut. Ide motif batik ginko diambil dari daun ginko, tanaman obat yang sering digunakan oleh pasien kanker saat menjalani proses kemoterapi. Untuk warna, dihadirkan nuansa merah, biru, dan kuning. Motif ginko dipadu-padankan dengan motif parang dan dikombinasikan dengan lurik.
Selain model-model profesional yang terlibat dalam peragaan busananya, juga melibatkan pengidap kanker dan orang-orang yang peduli kanker seperti Triesna Jero wacik, Sendy Yusuf, Marcella Zalianty, Rima Melati, Moza Paramita dan Ayu Rosan.
Menggandeng jaringan farmasi global Mundipharma, Yayasan Kanker Indonesia bersama Iwet Ramadhan akan mendonasikan hasil dari show motif batik ginko tersebut untuk upaya-upaya Yayasan Kanker Indonesia.

