Batik Tulungagung memiliki kekayaan motif yang memadukan pakem batik klasik dengan kreativitas perajin lokal. Selain mengadaptasi motif-motif tradisional Jawa, para pembatik Tulungagung juga mengembangkan corak baru yang terinspirasi dari flora, fauna, hingga kehidupan masyarakat setempat. Berikut daftar motif yang ditampilkan dalam buku Batik Tulungagung: Pesona Keindahan Batik Tulungagung karya Ricky Harta Wijaya (mulai halaman 28).
1. Motif Sido Mukti
Sido Mukti merupakan motif klasik yang melambangkan harapan akan kehidupan yang makmur, tenteram, dan sejahtera. Polanya tersusun simetris sehingga memberikan kesan rapi dan anggun.

2. Motif Rawan
Motif Rawan menampilkan sulur, bunga, dan dedaunan yang tumbuh saling berkaitan. Komposisi ini menggambarkan hubungan harmonis antara manusia dan alam.

3. Motif Banyak Anggrem
Nama “Banyak Anggrem” berasal dari kata banyak yang berarti angsa. Motif ini menampilkan burung yang dipadukan dengan bunga dan dedaunan sehingga menghasilkan komposisi yang dinamis dan hidup.

4. Motif Beladak/Latar Putih
Sesuai namanya, motif ini menggunakan latar berwarna putih sehingga ornamen utama tampak lebih menonjol. Warna dasar yang bersih memberikan kesan ringan dan modern tanpa meninggalkan karakter batik tulis.

5. Motif Parang Seling
Parang Seling merupakan pengembangan dari motif parang klasik. Susunan diagonal dipadukan dengan ornamen awan dan elemen dekoratif lain sehingga menghasilkan tampilan yang lebih variatif.

6. Motif Udan Iris Buntal
Motif ini mengombinasikan pola diagonal khas Udan Iris dengan ornamen flora. Komposisi tersebut menghasilkan tekstur visual yang kaya dan penuh detail.

7. Motif Semen Romo
Semen Romo termasuk motif klasik yang sarat simbol kehidupan. Isinya berupa perpaduan tumbuhan, hewan, dan ornamen tradisional yang melambangkan keseimbangan serta kemakmuran.

8. Motif Pring Sedapur
Motif Ping Sedepur menghadirkan rumpun bambu sebagai unsur utama. Bambu menjadi simbol keteguhan, kesederhanaan, serta kemampuan beradaptasi dalam berbagai keadaan.

9. Motif Sekar Jagad
Sekar Jagad merupakan salah satu motif populer di Nusantara yang juga dikembangkan oleh perajin Tulungagung. Polanya menyerupai mozaik dengan ragam ornamen yang melambangkan keindahan dan keberagaman dunia.

10. Motif Cecek Rowe
Motif Cecek Rowe didominasi pola dedaunan yang tersusun berulang. Penggunaan titik-titik (cecek) sebagai isen-isen memperkaya tekstur visual kain.

11. Motif Latar Kembang Minjo
Motif ini menonjolkan bunga-bunga kecil yang memenuhi bidang kain. Komposisinya memberikan kesan lembut dan dekoratif sehingga cocok digunakan sebagai busana formal maupun kasual.

12. Motif Parang Nitik
Parang Nitik merupakan perpaduan antara pola parang dengan isen-isen berbentuk titik-titik kecil. Motif ini memperlihatkan tingkat ketelitian tinggi dalam proses membatik tulis.

13. Motif Sayonara
Sayonara menjadi salah satu motif kontemporer dalam koleksi Batik Tulungagung. Perpaduan ornamen flora, fauna, dan bentuk dekoratif menghasilkan tampilan yang lebih ekspresif dibanding motif klasik.

14. Motif Gunungan
Motif Gunungan menampilkan ornamen yang menyerupai pagar atau bingkai sebagai elemen utama. Di dalamnya terdapat bunga dan sulur yang memberikan kesan harmonis.

15. Motif Latar Ireng
Motif ini menggunakan latar berwarna gelap sehingga ornamen berwarna terang tampil lebih kontras. Efek visualnya memberikan kesan mewah dan kuat.

16. Motif Sido Mukti (Variasi)
Pada bagian akhir katalog kembali ditampilkan variasi Sido Mukti dengan susunan motif yang lebih padat. Hal ini menunjukkan bahwa satu motif klasik dapat dikembangkan menjadi berbagai komposisi tanpa menghilangkan makna filosofinya.

Kekayaan Visual Batik Tulungagung








Dari penjelasan di atas, Batik Tulungagung tidak hanya mempertahankan motif-motif klasik seperti Parang, Semen Romo, Sekar Jagad, dan Sido Mukti, tetapi juga menghadirkan kreasi lokal seperti Banyak Anggrem, Pring Sedapur, Gurungan, serta Sayonara. Dominasi unsur flora, fauna, dan isen-isen yang halus menjadi karakter yang memperkuat identitas batik dari Kabupaten Tulungagung.
Sumber: Ricky Harta Wijaya. Batik Tulungagung: Pesona Keindahan Batik Tulungagung.

