Pustaka Media Nusantara (PAMAN), Batiklopedia Media Nusantara, dan Wirausaha Daya Optima (WeDO) berkesempatan menghadiri Indonesia Museum Award 2024. Kegiatan tahunan ini merupakan ruang apresiasi bagi pelaku permuseuman di Indonesia sekaligus wadah belajar bersama.
Pada kesempatan ini, Adhitya Hatmawan (PAMAN), Bayu Trinurcahyo (WeDO), Bimo Nugroho (Batiklopedia Media Nusantara), dan Wendri Tiarno (PAMAN) menghadiri perhelatan tahunan yang digelar sejak 2012 atas inisiatif Komunitas Jelajah tersebut. IMA 2024 dibuka oleh Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia periode 2024-2029, Giring Ganesha.
Mengutip siaran pers dari IMA 2024, tema dari IMA 2024 adalah “Museum Seru”, dimana tagline ini memiliki makna mengajak masyarakat untuk berbondong-bondong datang ke museum, karena di museum kita dapat menemukan keseruan.
Lebih jauh, mengutip siaran pers, Ketua pelaksana Indonesia Museum Awards 2024, Dr Ciwuk Musiana Yudhawasthi menuturkan bahwa museum saat ini memang telah banyak berbenah. Perkembangan teknologi digital dimanfaatkan oleh pengelola museum untuk meningkatkan layanan kepada pengunjung.
“Di banyak museum kini banyak dibuat pameran imersif dengan memanfaatkan teknologi,” ujar Musiana. Dengan begitu pameran di museum menjadi lebih menarik dan atraktif yang menambah keseruan bagi pengunjung museum.
Fadli Zon: Museum Aset Potensial
Dalam kesempatan yang sama, IMA 2024 menobatkan Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Periode 2024-2029 sebagai “Tokoh Peduli Museum”. Dalam pidato virtualnya menyambut penganugerahan gelar tersebut, Fadli Zon menekankan bahwa pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar dan mendorong ekosistem permuseuman untuk terus tumbuh dan berkembang di Indonesia.
Museum, menurutnya berperan sentral dalam menjaga narasi sejarah dan memori kolektif bangsa. Saat ini Kementerian Kebudayaan telah menginventarisasi 465 museum di seluruh Indonesia, baik milik pemerintah maupun masyarakat.
Museum-museum ini berperan penting sebagai penghubung antara generasi, memperkaya pemahaman dan identitas bangsa yang berakar kuat pada sejarah dan warisan budaya. “Museum adalah aset potensial yang perlu kita kelola dengan baik, mulai dari aspek fisik, konservasi, koleksi dan kuratorial, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga kemitraan di tingkat nasional maupun internasional,”
Upaya dukungan pemerintah terhadap dunia permuseuman meliputi revitalisasi dan digitalisasi koleksi museum sebagai langkah untuk meningkatkan akses dan relevansi museum di era digital.
“Untuk langkah awal kegiatan tersebut memang baru menyentuh museum-museum yang ada dalam naungan pemerintah yang akan kita jadikan sebagai benchmark, baru setelah itu kegiatan revitalisasi dan pembenahan museum akan menyasar juga ke seluruh museum yang ada di Indonesia. Ini untuk memberikan nafas baru khususnya bagi museum-museum lokal,” tegas Fadli Zon.
Selain revitalisasi dan digitalisasi koleksi, pembukaan museum baru juga menjadi perhatian.
Pada kesempatan yang sama pula, Fadli Zon juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pemajuan permuseuman. “Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang berhubungan dengan museum. Museum harus menjadi ruang inklusif, di mana setiap orang, mulai dari pelajar, keluarga, komunitas, hingga institusi pendidikan, dapat merasa terhubung dan terinspirasi,”, demikian ujarnya.
Menggembirakan
Ketua Dewan Juri Indonesia Museum Awards 2024, Prof. Wiendu Nuryanti menilai perkembangan museum saat ini cukup menggembirakan.
“Banyak museum baru yang dibangun, atau museum-museum yang mengalami revitalisasi dengan skala besar sehingga tampil seperti museum baru. Ini menandakan bahwa masa depan museum akan semakin cerah,” ujar Guru Besar UGM ini. Apalagi dengan adanya Kementerian Kebudayaan Prof Wiendu berharap berbagai permasalahan yang dihapai museum di Indonesia dapat ditangani dengan baik.
Perhelatan IMA 2024 ikut pula menganugerahkan beberapa penghargaan dalam beberapa kategori kepada institusi dan pribadi yang memiliki prestasi dan jasa yang besar dalam dunia permuseuman Indonesia. Adapun daftar penerima penghargaan IMA 2024 adalah sebagai berikut:
- Kategori Museum Cerdas:
Pemenang: Diorama Arsip Jogjakarta - Kategori Museum Bersahabat:
Pemenang: Museum Konperensi Asia Afrika - Kategori Museum Lestari:
Pemenang: Museum Mulawarman - Kategori: Museum Komunikatif
Pemenang: Museum Tsunami Aceh - Kategori: Museum Inspiratif:
Pemenang: Museum Nyoman Gunarsa
Ajang Indonesia Museum Awards 2024 juga memberikan penghargaan untuk:
• Tokoh Peduli Museum: Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc.
• Penghargaan Pengabdian Sepanjang Hayat (Lifetime Achievement): Phillipe Augier
• Penghargaan Khusus Anugerah Amir Sutaarga yang diberikan kepada: Muhammad Mugeni

