https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

Handprint Cap Bali Merona Di Indonesia Fashion Week 2025

Cap Bali, sebuah brand fashion asal Bali tampil di Indonesia Fashion Week 2025. Mereka menampilkan kriya busana yang dihasilkan via handprint

Merek fesyen asal Bali, Cap Bali, mempersembahkan koleksi terbarunya bertajuk Tropical Peacock dalam ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2025 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC). Koleksi ini menggabungkan keindahan burung merak—yang menjadi simbol dalam seni tari dan ukiran tradisional Bali—dengan nuansa tropis Pulau Dewata. Menggunakan teknik sablon tradisional (handprint), motif burung merak dihadirkan dalam balutan warna pastel seperti pink, biru langit, dan hijau dedaunan. Desainnya tampil dalam sembilan busana ready-to-wear yang fungsional dan kasual, cocok dikenakan di iklim tropis.

Didirikan sejak 2014, Cap Bali dikenal karena komitmennya terhadap kelestarian budaya lokal dan praktik produksi berkelanjutan. Desain-desainnya terinspirasi dari kekayaan visual Bali seperti wayang, pepatran, dan ukiran tradisional. Dengan prinsip less waste, Cap Bali memanfaatkan kain perca menjadi produk bernilai ekonomi. Dalam koleksi ini, Cap Bali memilih material rayon yang ringan dan sejuk, mendukung visi fesyen yang ramah lingkungan. Founder Cap Bali, Putu Fitri Ertaningsih, menyampaikan bahwa setiap karya mereka lahir dari narasi budaya dan semangat kreatif perempuan-perempuan Bali yang mendominasi tenaga kerja di Cap Bali.

Kehadiran Cap Bali di IFW 2025 mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar. Keduanya menilai Cap Bali sebagai contoh sukses sinergi antara kearifan lokal dan industri kreatif modern yang mampu menembus pasar global. Dengan lebih dari 100 pekerja—90 persen di antaranya perempuan—Cap Bali turut menjadi pelopor pemberdayaan perempuan di industri mode Bali. IFW 2025 sendiri mengusung tema Ronakultura Jakarta, menyoroti semangat budaya urban yang dinamis dan penuh warna.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Konsep waktu masyarakat Timur bersifat siklikal, menekankan harmoni dengan alam, pengulangan peristiwa, dan makna spiritual tiap momen hidup.

Konsep Waktu dalam Pandangan Masyarakat Timur

Konsep waktu di masyarakat Jawa dipahami sebagai siklus alam pada hidup manusia, diwariskan lewat tradisi titen, weton, dan pranata mangsa.

Konsep Waktu dalam Tradisi dan Budaya Jawa