https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

Keluar Dari Pusaran Media Sosial, Saatnya Bangun Rumah Digital Lewat Email Marketing

Bangun bisnis stabil tak cukup di media sosial. Saatnya miliki rumah digital: email list, untuk relasi, loyalitas, dan konversi lebih kuat.

JAKARTA – Di tengah hiruk-pikuk media sosial yang terus bergerak tanpa arah pasti, pakar pemasaran dunia Seth Godin menyampaikan sindiran tajam: “Sudah waktunya turun dari komidi putar media sosial yang bergerak cepat tapi tak pernah tiba di mana-mana.”

Ungkapan tersebut menjadi pengingat bagi para pelaku bisnis digital bahwa membangun kehadiran di media sosial saja tidak cukup. Sosial media memang tempat yang ramai dan bising, namun tidak selalu efektif untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Untuk itu, para pebisnis disarankan mulai membangun “rumah digital” mereka—yakni email list.

Media sosial ibarat taman bermain yang penuh distraksi, sementara email list adalah tempat yang tenang untuk menjalin kedekatan yang lebih dalam dengan audiens. Melalui email marketing, pebisnis dapat mengirim pesan secara langsung tanpa harus bersaing dengan algoritma dan konten kompetitor.

“Di sosial media kita bisa kenalan, tapi hubungan jangka panjang dibangun lewat email. Inilah tempat di mana kepercayaan tumbuh, dan solusi ditawarkan dalam ruang yang lebih personal,” demikian disampaikan dalam panduan singkat strategi pemasaran digital yang kini tengah banyak dibagikan oleh praktisi bisnis daring.

Data juga menunjukkan bahwa 80 persen penjualan tidak terjadi pada kontak pertama, melainkan melalui proses yang berulang dan konsisten. Di sinilah email marketing memiliki keunggulan. Dengan intensitas yang lebih terarah, pelaku usaha bisa menciptakan interaksi yang lebih personal, tanpa harus bergantung pada tren viral atau algoritma platform.

Email marketing juga membuka peluang untuk:

  • Mengirim pesan langsung tanpa gangguan dari kompetitor
  • Membangun koneksi jangka panjang tanpa ketergantungan pada platform sosial
  • Mengubah audiens menjadi pembeli setia melalui pendekatan personal

Langkah ini dinilai semakin penting di tengah semakin tingginya biaya iklan digital dan fluktuasi algoritma media sosial. Dengan membangun dan merawat email list, pelaku usaha tidak hanya menjaga kendali atas komunikasi mereka, tetapi juga menciptakan ekosistem bisnis yang lebih berkelanjutan.

“Media sosial penting, tapi jangan jadikan satu-satunya tempat berjualan. Bangun rumah digital Anda hari ini, sebelum algoritma berubah lagi esok hari,” tutup salah satu praktisi digital marketing dalam diskusi daring seputar strategi bisnis 2025.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Desainer Nanang Sharna serukan pelestarian budaya dan tolak dominasi global dalam preskon di Jakarta, usung batik hingga panggung dunia.

Nanang Sharna Ajak Bangkitkan Budaya Lewat Batik dan Tolak Dominasi Global

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Reni Yanita. Foto: Dok. Kementerian Perindustrian

Kemenperin Dorong Standardisasi Batik untuk Perkuat Daya Saing Global