Jakarta — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Aksi Gerakan Tanam Bersama Jagung, Padi, dan Sayuran secara serentak di 162 titik yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan terpusat berlangsung di kawasan Urban Farming Kampung Bali, Gang Buntu RT 001/RW 05, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin.

Gerakan tanam raya ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, TP PKK, unsur lintas sektor, serta PT East West Seed Indonesia (Ewindo) Panah Merah dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengembangan pertanian perkotaan (urban farming).
Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, mengatakan penanaman dilakukan di lahan seluas kurang lebih 4,7 hektare dengan komoditas utama berupa jagung manis Bonanza MB F1 yang didukung oleh PT Panah Merah dan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur.
“Hari ini kita melaksanakan semai bersama di 162 titik dengan luas kurang lebih 4,7 hektare di Jakarta Timur dengan menanam jagung Bonanza MB F1 yang diberikan oleh Panah Merah dan Sudin KPKP Jakarta Timur,” ujar Essie.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan optimal hingga masa panen pada Agustus mendatang. Menurutnya, urban farming menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama di tengah ancaman cuaca ekstrem dan dampak musim El Nino.
“Mudah-mudahan hasil panennya nanti cukup baik. Karena kita akan menghadapi musim panas dan cuaca hujan yang tidak menentu, maka diperlukan perawatan yang lebih intensif agar hasil panen maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pokja III TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Diah Iswari, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari program prioritas PKK DKI Jakarta melalui gerakan tanam sejuta pohon.
“Penguatan ketahanan pangan sangat erat kaitannya dengan penguatan ketahanan keluarga. Kami mengapresiasi Jakarta Timur yang terus bergerak dan aktif melakukan berbagai inovasi,” katanya.
Dukungan sektor swasta juga hadir melalui PT East West Seed Indonesia (Ewindo) Panah Merah. Corporate Relations Supervisor PT Ewindo Panah Merah, Elvira Siska Erawati, menjelaskan pihaknya memberikan bantuan benih Jagung Manis Bonanza MB Super F1 serta akan melakukan pendampingan hingga masa panen.
“Kami akan terus melakukan monitoring selama proses penanaman hingga masa panen sekitar tiga bulan ke depan,” ungkap Elvira.
Di sisi lain, Kepala Suku Dinas KPKP Kota Administrasi Jakarta Timur, Taufik Yulianto, menyebutkan gerakan tanam ini diproyeksikan mampu menghasilkan panen padi hingga 20 ton pada Agustus mendatang, dengan estimasi produktivitas lima ton per hektare.
Selain itu, sebanyak 13.079 benih jagung yang ditanam diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 1,2 ton jagung. Untuk komoditas sayuran, sebanyak 19.500 benih sayuran daun dan buah telah didistribusikan ke 10 kecamatan dengan target panen mencapai 100 kilogram.
“Dukungan sarana dan prasarana berasal dari Dinas KPKP, UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman, serta Sudin KPKP Jakarta Timur. Kami juga memberikan dukungan pupuk, nutrisi, media tanam, hingga perlindungan tanaman kepada kelompok tani dan penggiat urban farming,” jelas Taufik.
Kegiatan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan sarana budi daya pertanian kepada Kelompok Tani Baliku Lestari Ujung Menteng sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pertanian perkotaan di Jakarta Timur.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, TP PKK, dunia usaha, dan masyarakat, Pemerintah Kota Jakarta Timur berharap program ini dapat memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah.
“Tanam hari ini untuk masa depan Jakarta Timur yang lebih baik,” tutup Taufik.
