Suasana penuh haru dan semangat menyelimuti kawasan Gunung Hanjawong, Kampung Cisoro, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 12 Oktober 2025. Hari itu menjadi tonggak bersejarah bagi warga setempat dengan diresmikannya jalur trekking dan area kemping Gunung Hanjawong, sebagai bagian dari pengembangan ekowisata berbasis pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat di Bogor Timur.
Peresmian dilakukan oleh Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Gunung Hanjawong, Haji Bahrul Chairi, bersama para tokoh masyarakat dan warga sekitar. Acara ini bukan sekadar pembukaan kawasan wisata, tetapi juga simbol sinergi antara ekonomi dan ekologi, yang diwujudkan melalui program budidaya lebah madu.
Keberadaan peternakan lebah madu di kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan produk unggulan ekonomi desa, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Dengan sistem koperasi dan pembagian hasil (profit sharing), keuntungan produksi madu akan dibagikan secara adil kepada para anggota, menciptakan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.
Selain jalur trekking, kawasan Gunung Hanjawong juga menawarkan potensi wisata yang beragam seperti panjat tebing ekstrem dengan kemiringan 90 derajat, hingga olahraga paralayang dengan panorama alam menakjubkan. Pemerintah Desa Sukamulya turut mendukung penuh inisiatif ini, termasuk rencana pembangunan jalan lingkar luar kampung agar akses menuju lokasi wisata semakin mudah.
Tokoh pemuda Bogor, Panji Riswara, menyebut langkah ini sebagai strategi cerdas untuk menggabungkan wisata alam, edukasi lingkungan, dan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal. Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Sukamulya, Komar, yang berharap masyarakat dapat “bekerja, berdaya, dan sejahtera” melalui program wisata dan ternak lebah madu.
Pegiat lingkungan Julianta Sembiring menilai, inisiatif ini menjadi contoh nyata bahwa pelestarian alam dan pembangunan ekonomi desa bisa berjalan beriringan. Sementara Ketua RW 4 Kampung Cisoro menambahkan, program ini membuka peluang kerja baru sekaligus menumbuhkan rasa bangga warga terhadap potensi lokal mereka. Dengan kekayaan alam dan semangat gotong royong masyarakatnya, Gunung Hanjawong diyakini akan menjadi ikon baru ekowisata Bogor Timur—mewujudkan semboyan “seribu bukit, sejuta pesona” yang menggambarkan keindahan dan harapan bagi masa depan Sukamulya.

