Lesunya perekonomian akibat pandemi covid-19 masih berdampak meski intensitasnya sudah berkurang dan masyarakat kembali bergeliat, Gelar Batik Nusantara kembali digelar untuk memunculkan kembali semangat batik di kalangan masyarakat.
Gelar Batik Nusantara dibuka kegiatannya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Iriana Jokowi di Senayan Park, Jakarta Pusat, Rabu (2/8).
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Gelar Batik Nusantara pagi ini dibuka,” kata Jokowi dalam sambutannya.
Menurut Jokowi, batik merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia. Batik tidak hanya indah, tapi juga memiliki filosofi hingga menjadi wajah dan penghormatan bangsa Indonesia.
“Bahkan melalui batik tercipta banyak lapangan kerja, jutaan orang bekerja di industri batik. Batik bisa memberi banyak penghasilan untuk masyarakat,” kata Jokowi.
Jokowi juga menyebut saat ini menjadi momen yang sangat baik untuk membangkitkan kembali batik nusantara yang sempat meredup akibat Covid-19.
Batik bisa kembali diperkenalkan secara luas melalui berbagai acara dan kegiatan, salah satunya Gelar Batik Nusantara atau GBN.
Saat ini kata Jokowi, ada banyak kegiatan berskala nasional dan internasional digelar di Indonesia. Tentunya akan sangat bagus jika batik bisa dikenalkan secara masif melalui berbagai kegiatan itu.

“Saya mengajak desainer, pecinta batik, dan seluruh masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk terus mengenalkan batik yang kita miliki,” katanya.
Gelar Batik Nusantara pun akhirnya resmi digelar mulai 2-6 Agustus 2023. Seluruh rangkaian acaranya dilaksanakan di Senayan Park, Jakarta Pusat.
Kegiatan Gelar Batik Nusantara 2023 diisi dengan pameran batik dan UMKM, peragaan busana batik, dan desain interior batik.
Gelar Batik Nusantara yang diinisiasi dan dilaksanakan oleh oleh Yayasan Batik Indonesia tersebut, melibatkan lebih dari 250 peserta dari kalangan pelaku usaha dan pengrajin batik dari seluruh Indonesia.
“Tujuan kami untuk membangkitkan kembali pengrajin batik daerah yang sempat meredup setelah digempur pandemi,” kata Diana dalam sambutannya.
Tema GBN tahun ini juga sesuai dengan tujuan Yayasan Batik Indonesia yang ingin kembali membangkitkan pengrajin batik. Tema yang diusung kata Diana yakni ‘Batik Bangkit’.

