Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyukseskan penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang akan berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/7).
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya mengatakan, WCCE 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemimpin ekonomi kreatif dunia sekaligus memperkenalkan Jakarta sebagai kota global menjelang perayaan 500 tahun usia ibu kota pada 2027.
“Melalui forum WCCE 2026, kami ingin memperkuat kolaborasi internasional sekaligus memformulasikan Jakarta Vision on Creative Economy sebagai pijakan baru sehingga ekonomi kreatif menjadi bagian dari agenda pembangunan dunia setelah berakhirnya Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030,” ujar Teuku Riefky.
Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Ekraf mengajak Pemprov DKI Jakarta berpartisipasi aktif dalam penyusunan Jakarta Vision on Creative Economy, bergabung sebagai bagian dari delegasi Indonesia pada berbagai agenda internasional WCCE, serta mengintegrasikan kampanye Road to Jakarta 500 Tahun ke dalam rangkaian kegiatan konferensi.
Menurut Teuku Riefky, WCCE kini telah berkembang menjadi salah satu intellectual property event Indonesia yang memiliki dampak strategis terhadap penguatan ekonomi kreatif nasional. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat kreativitas dunia.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kesiapan pemerintah provinsi mendukung penuh penyelenggaraan WCCE 2026. Ia menilai ekonomi kreatif telah menjadi mesin pertumbuhan berbagai kota besar di dunia sehingga penyelenggaraan konferensi tersebut akan semakin memperkuat citra Jakarta sebagai kota global.
“Ekonomi kreatif telah menjadi engine of growth bagi sebuah kota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mendukung WCCE 2026, mulai dari penyusunan Jakarta Vision, partisipasi sebagai delegasi, hingga berbagai dukungan promosi dan penyelenggaraan,” kata Pramono.
Selain menjadi forum internasional ekonomi kreatif, WCCE 2026 juga diposisikan sebagai international prelude menuju peringatan Jakarta 500 Tahun pada 2027. Beragam agenda akan digelar selama konferensi, di antaranya Friends of Creative Economy Meeting, Ministerial Meeting, Creative Village, Creative Session, hingga Creative Dinner. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi global sekaligus memberikan dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat serta pelaku ekonomi kreatif Indonesia.


