Motif Masagi berasal dari ungkapan filosofi kehidupan masyarakat Sunda mengenai kesempurnaan manusia dalam berperilaku yang berarti seimbang, ajeg, kokoh dan sempurna.

Unsur-unsur lain yang ditambahkan berasal dari objek khas Sukabumi, diantaranya bentuk kendi (monumen di Alun-alun Kota), air, sayap manuk julang, biji pala/fuli dan bunga wijayakusuma.


