in

Jejak Sepatu Batik

Perkembangan industri fashion telah melahirkan aksesoris dari bahan batik yang diminati oleh anak muda. Produk khas Indonesia tersebut sudah banyak diaplikasikan ke berbagai produk fashion pada alas kaki. Inilah jejak sepatu batik.

Sepatu1Berawal dari kain perca batik, disulap menjadi sepatu kontemporer yang cantik. Sentuhan warna-warna cerahnya dapat memikat mata dan membuat para remaja hingga dewasa jatuh cinta. Untuk membidik target pasar tersebut, Agnes Tandia, desainer sepatu memiliki kriteria tertentu. “Batik yang digunakan biasanya adalah batik Garut dan batik Cirebon. Batik model klasik hanya sesekali dipakai, warna yang dipilih juga selalu colorfull,” jelasnya. Ia melabeli produk-produknya dengan brand Kulkith Shoes.

Untuk mendapatkan variasi lainnya, Agnes juga mengolah tenun khas Lombok dan Bali. Semua bahan didapatkan di daerah sekitar Bandung, Jawa Barat. Setelah selesai mendesain dan mencari bahan, ia menyerahkan proses pembuatan dengan para perajin di Cimahi. Lama pengerjaan biasanya memakan waktu dua minggu.

“Dalam mengkolaborasikan sepatu dengan bahan batik, saya selalu berprinsip untuk tidak mengurangi fungsi sepatu itu sendiri. Batik biasanya tetap dikombinasikan dengan bahan sepatu pada umumnya seperti suede imitasi sehingga tahan lama, “ lanjutnya.

sepatu batik4Cara merawat sepatu batik tidak sulit, sama saja dengan cara memelihara kain batik. Hindari pemakaian deterjen ketika mencuci, gunakan saja shampo atau sabun untuk mencuci piring. Setelah itu, jemur sepatu di tempat yang teduh dan hindari kontak dengan terik matahari langsung.

Menurut Agnes, peminat sepatu batik kontemporer ini sudah mencapai kota-kota besar di Indonesia terutama Jabodetabek, Makassar, Yogyakarta dan Medan. Bahkan karyanya pernah mengisi pasar fashion di Malaysia. Tidak ada kesulitan tertentu dalam mengkombinasikan sepatu dengan kain batik, hanya saja, pasar tidak selalu berminat pada inovasi ini.

“Ada satu tantangan dalam menjual produk batik, yaitu bagaimana caranya kita bisa membuat orang-orang mencintai batik itu sendiri,” pungkas Agnes.

Sumber: Majalah BATIK On Fashion

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

model baju batik

Bramanta Wijaya Cetuskan Model Baju Batik Bunga Harapan Via Motif Kawung Dan Parang Rusak

aksen batik

Aksen Batik Lasem Gendhis Bag