https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in

Nita Seno Adji X Sthya Angkat Keindahan Tenun Sumba dalam Koleksi ‘Jelajah ke Sumba’

Nita Seno Adji X Sthya tampil di BTN Grand Gala 2024 dengan koleksi ‘Jelajah ke Sumba’ yang mengangkat keindahan tenun Sumba.

Desainer Nita Seno Adji berkolaborasi dengan Sthya menghadirkan koleksi bertajuk Jelajah ke Sumba dalam parade busana BTN Grand Gala yang digelar di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/5/2024). Koleksi ini menjadi bagian dari perhelatan yang menampilkan karya desainer lintas generasi dalam merespons keberagaman budaya dan persentuhan kultur yang hidup di Jakarta.

Melalui 12 tampilan busana perempuan berupa long dress dan bustier yang dipadukan dengan bordir serta tenun Sumba, Nita Seno Adji X Sthya menampilkan kekayaan warisan tekstil Nusantara. Motif khas Sumba seperti ayam, kuda, rusa, manusia, mamuli, hingga singa patola kamba menjadi elemen utama koleksi. “Terinspirasi dari proses pembuatan tenun Sumba dengan proses pembuatan sampai 42 tahap sehingga membutuhkan waktu panjang untuk sehelai tenun Sumba. Dan para pembordir dari Tasikmalaya, serupa pada penggerjaannya dalam proses pengerjaan panjang,” ujar Nita Seno Adji.

Foto: Dandy Hendrata

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Puspa Nuswantara 2026 dinilai menjadi momentum strategis memperkuat ekonomi, budaya, dan regenerasi batik Indonesia.

Puspa Nuswantara 2026 Jadi Momentum Memperkuat Ekosistem Batik Nasional

Mengungkap konsep waktu dalam primbon Jawa dan alasan mengapa masyarakat percaya pada hari baik, hari buruk, serta perhitungan weton.

Konsep Waktu dalam Primbon: Mengapa Hari Baik dan Buruk Dipercaya?