https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in

Batik Banyumas 1890-1930: Panastroman, Mahakarya Batik Indo-Eropa yang Mengubah Wajah Batik Banyumas

Kehadiran Van Oosterom melahirkan Batik Panastroman yang memperkaya estetika Batik Banyumas.

Jika pengusaha Cina mengubah ekonomi batik Banyumas, maka perempuan Indo-Eropa mengubah estetikanya.

Salah satu nama yang paling dikenang adalah Catharina Carolina van Oosterom. Perempuan keturunan Belanda ini menetap di Banyumas sejak pertengahan abad ke-19 dan mengembangkan karya batik yang kemudian dikenal sebagai Panastroman.

Motif batik pankreas panastroman
Motif batik pankreas panastroman

Berbeda dengan batik tradisional Banyumas, karya Van Oosterom menghadirkan motif yang terinspirasi budaya Eropa. Sosok cupid, malaikat kecil, buah anggur, hingga berbagai fauna dunia muncul dalam lembaran batiknya.

Warna-warna yang digunakan juga berbeda. Merah tua, biru, hitam, dan krem menjadi ciri khas yang kemudian dikenal luas di kalangan kolektor.

Kehadiran Van Oosterom membawa perspektif baru bahwa batik bukan sekadar kain sandang, melainkan karya seni bernilai tinggi. Pengaruhnya melahirkan sejumlah rumah batik Indo-Eropa lain seperti Wileman dan Matheron.

Melalui tangan para perempuan Indo-Eropa dan pembatik Banyumas, lahirlah perpaduan budaya yang unik. Batik Banyumas tidak hanya bertahan menghadapi perubahan zaman, tetapi juga berkembang menjadi artefak budaya yang kaya akan pengaruh lokal dan global.

Sumber: Farid Abdullah, Adlien Fadlia, dan Menul Teguh Riyanti, “Dinamika Batik Banyumas 1890-1930”, Jurnal Dinamika Kerajinan dan Batik Vol.39 No.2 Tahun 2022.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Perajin batik tulis Banyumas di workshop Batik Hadi Priyono

Batik Banyumas 1890-1930: Batik Slobogan Banyumas, Motif Tua yang Nyaris Hilang Ditelan Zaman