https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

Indonesia-Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Ekonomi Kreatif, Siapkan MoU Baru dan Komite Industri Kreatif Tingkat Tinggi

Indonesia dan Korea Selatan siapkan MoU ekonomi kreatif baru serta komite kerja sama industri kreatif tingkat tinggi.

Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Republik Korea memperkuat kerja sama di sektor ekonomi kreatif melalui rencana penyusunan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) baru dan pembentukan High-Level Creative Industries Cooperation Committee. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk memperluas kolaborasi industri kreatif yang berbasis inovasi, teknologi, dan pengembangan talenta.

Penguatan kerja sama tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, dengan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soon-gu, di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Ekraf menegaskan bahwa Indonesia dan Korea Selatan memiliki visi yang sejalan dalam menjadikan ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

“Indonesia dan Republik Korea memiliki semangat yang sama dalam menjadikan ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Keberhasilan Korea Selatan melalui gelombang budaya Korea atau Hallyu menjadi inspirasi sekaligus membuka peluang kolaborasi yang semakin luas. Dengan semakin kuatnya kemitraan strategis kedua negara, kami melihat peluang besar untuk mendorong co-production, pertukaran talenta, pengembangan gim digital, serta berbagai kerja sama berbasis teknologi yang dapat memberikan manfaat bagi industri kreatif Indonesia dan Korea Selatan,” ujar Teuku Riefky Harsya.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung pada 31 Maret 2026. Dalam pertemuan tersebut, kedua negara sepakat meningkatkan status hubungan bilateral menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership.

Peningkatan status kemitraan tersebut membuka ruang yang lebih luas bagi kerja sama lintas sektor, termasuk ekonomi kreatif yang saat ini menjadi salah satu sektor prioritas dalam pembangunan ekonomi kedua negara.

Sebagai implementasi dari kemitraan strategis tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif tengah mempercepat penyusunan MoU baru yang akan menjadi payung kerja sama ekonomi kreatif Indonesia dan Korea Selatan. Kesepakatan ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai peluang kolaborasi lintas subsektor kreatif di masa depan.

MoU tersebut nantinya juga akan menjadi dasar pembentukan High-Level Creative Industries Cooperation Committee. Komite ini direncanakan dipimpin bersama oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan Minister of Culture, Sports and Tourism Republik Korea.

Menurut Teuku Riefky, keberadaan komite tersebut diharapkan dapat mempercepat implementasi berbagai program kerja sama yang memberikan dampak nyata bagi pelaku industri kreatif kedua negara.

“Kami sedang mempercepat penyusunan MoU baru yang akan menjadi fondasi penguatan kerja sama ekonomi kreatif Indonesia dan Korea Selatan. Melalui pembentukan High-Level Creative Industries Cooperation Committee, kami berharap berbagai peluang kolaborasi dapat segera diterjemahkan menjadi program-program konkret yang memberikan manfaat bagi pelaku industri kreatif kedua negara,” katanya.

Selain membahas penguatan kerja sama bilateral, Menteri Ekraf juga mengundang Pemerintah Republik Korea dan para pelaku industri kreatif negara tersebut untuk berpartisipasi dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada Oktober mendatang.

WCCE merupakan konferensi ekonomi kreatif berskala global yang diinisiasi Indonesia dan telah menjadi forum penting bagi pemerintah, pelaku industri, akademisi, serta investor untuk membahas perkembangan ekonomi kreatif dunia. Pemerintah berharap kehadiran delegasi Korea Selatan dapat semakin memperkuat jejaring internasional dan membuka peluang kemitraan baru di sektor kreatif.

Sementara itu, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soon-gu, menyampaikan apresiasi atas inisiatif penguatan kerja sama yang dilakukan kedua negara. Ia menilai Indonesia dan Korea Selatan memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat langsung bagi pelaku industri kreatif.

“Kami melihat banyak peluang kerja sama dengan Indonesia, mulai dari film, pengembangan konten, pelatihan talenta dan tenaga ahli, hingga pertemuan bisnis secara berkala. Kami siap memperkuat kolaborasi agar kemitraan kedua negara dapat menghasilkan manfaat nyata bagi industri kreatif Indonesia dan Korea Selatan,” ujar Yoon Soon-gu.

Melalui penyusunan MoU baru dan pembentukan komite kerja sama tingkat tinggi tersebut, Indonesia dan Korea Selatan diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan industri kreatif, meningkatkan daya saing global, serta membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi kedua negara.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

PWI Jaya dan Bank Jakarta gelar lomba jurnalistik literasi keuangan dengan total hadiah Rp75 juta bagi wartawan Indonesia.

PWI Jaya dan Bank Jakarta Hadirkan Kategori Khusus Literasi Keuangan di Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026

Indonesia dan Rusia perkuat kerja sama industri di Forum BRICS 2026, dorong investasi, perdagangan, dan teknologi maju.

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Industri di Forum BRICS 2026, Dorong Investasi dan Teknologi Masa Depan