in

Wisata Aman Dimasa Pandemi

Bupati Banyumas Achmad Husein simbolis memukul gong penyambutan ulang tahun Himpunan Anak Media Jakarta di Meotel DHM Hotel Purwokerto.
Bupati Banyumas Achmad Husein simbolis memukul gong penyambutan ulang tahun Himpunan Anak Media Jakarta di Meotel DHM Hotel Purwokerto. Dan mendukung wisata aman di wilayahnya.

Kabupaten Wonosobo dan Banyumas sedang mempersiapkan diri membuka pariwisatanya kembali di 2021. Begitu juga industri pariwisata pendukung seperti perhotelan melayani pelanggannya dengan wisata aman dimasa pandemi, menerapkan protokoler kesehatan hadapi new normal. Himpunan Anak Media (HAM) Jakarta memantau lewat HAM Overland de Java.

Perjalanan keliling Wonosobo – Banyumas, Ham Overland de Jawa mengusung sub tema ‘Media Mengkonstruksi Industri Perhotelan & Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19’. Sekaligus memastikan pelaku industri perhotelan dan pariwisata di Kabupaten Wonosobo dan Banyumas telah siap menerapkan adaptasi kebiasaan baru.

Ketua Himpunan Anak Media (HAM) Jakarta Arief Suharto menjelaskan, kunjungan ke Wonosobo dan Banyumas dengan membawa rombongan awak media ingin melihat sendiri dan mengkonstruksi kembali industri perhotelan dan pariwisata setempat untuk kesiapannya menyambut tamu dan wisatawannya kembali.

HAM berkesempatan menyambangi dan merasakan keseruan berwisata di alam bebas dengan mematuhi aturan protokol kesehatan seperti menerapkan 3M (Menggunakan Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak). Bahkan sebelum keberangkatan peserta wajib tes Swab Antigen bekerjasama dengan Halodoc.

Tuan rumah kegiatannya adalah Dafam Wonosobo hotel dan Meotel DHM Purwokerto. Kunjungan tersebut sekaligus perayaan ulang tahun HAM ke-13, dirayakan dengan ritual kecil di Dafam Wonosobo dan puncaknya di Meotel DHM Purwokerto.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagyo di Dafam Wonosobo dan Bupati Banyumas Achmad Husein di Meotel DHM Purwokerto. Keduanya sama-sama memaparkan kondisi terkini masyarakatnya di masa pandemi hingga harapan bangkitnya industri pariwisata dan hadirnya investor ke daerahnya.

“Karena Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Wonosobo adalah pariwisata, sebab multiplayer efek pariwisata ini sangat tinggi, dengan pariwisata maju akan banyak variabel seperti industri perhotelan, kuliner, seni dan lainnya yang pada akhirnya membawa kesejahteraan masyarakat,” ujar Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagyo.

Tentang rencana jangka panjang pembangunan daerah, Bupati Banyumas Achmad Husein akan lebih serius lagi.

“Tahun depan kita akan mengembangkan pariwisata dari dana PEN—pinjaman tanpa agunan dari pemerintah pusat sebesar Rp200 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mengembangkan diantaranya di Baturraden seperti Taman Botani, dan taman lainnya agar jadi lebih bagus sebesar Rp 60 – 70 miliar,” katanya.

Rombongan awak media menyempatkan diri menyambangi potensi wisata andalan baru yakni Posong, Desa Tlahab, Temanggung, Jawa Tengah yang memiliki pemandangan delapan gunung di satu tempat. Juga melihat langsung produksi Carica buah khas Wonosobo, kain ecoprint Desa Notog di Banyumas, dan offroad di Baturraden Purwokerto.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

Trend Hotel Keluarkan Aplikasi Pemesanan Mandiri

SehatQ – Layanan Berobat Online Rekomendasi Presiden