Bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Pekalongan, Didi Budiardjo diajak bereksplorasi tentang keindahan batik Pekalongan yang menjadi ciri khas kekuatan batik pesisiran. Peragaan busana bertajuk Uri-Uri Batik Pekalongan Didi Budiardjo tersebut maknanya adalah merawat untuk melestarikan. Warna-warni batik pesisiran memberikan nuansa yang lebih hidup, dirancangnya dalam waktu tiga bulan jelang pagelarannya di JFFF 2015.
Ada sekitar 30 outfit yang diperagakan dari bentuk mini dress, rompi, rok, gaun dan celana. Kesan kasual dengan teknik clean cut kentara pada busananya tersebut. Ketika gaun diperagakan, kesan feminin kental terasa dengan keanggunan bersentuhan warna kuning, merah, putih, dan biru. Bubuhan detail terdapat di bagian pinggang dan bawahan pelengkapnya yang berbahan organza.








































Batiklopedia.com

