https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/

Kenali Jati Diri Melalui Hari Lahirmu

Buku Jati Diri Manusia Menurut Hari Kelahiran
Buku Jati Diri Manusia Menurut Hari Kelahiran

Buku JATI DIRI MANUSIA Menurut Hari Kelahiran ini kuncinya adalah pada waktu kelahiran seseorang. Dari hari kelahiran ini, oleh lmu titen dikembangkan menjadi keilmuan tersendiri untuk mempelajari sifat, watak, dan karakter seseorang berdasarkan hari dan pasaran lahirnya. Membedah watak manusia, harus mengenal tentang waktu yang menjadi hulu dari segala dasar ilmu titen.

Ada dua konsep untuk memandang waktu, konsep kosmologi dan konsep fisika. Pertama adalah waktu dalam konsep kosmologi diartikan sebagai  satuan atau bilangan yang ditentukan oleh manusia sebagai patokan kejadian-kejadian yang terjadi pada alam. Sedangkan waktu dalam konsep fisika, merupakan pergerakan benda-benda yang membentuk peristiwa sehingga menjadi penentu manusia untuk memahami suatu hal.

Dalam masyarakat Jawa tradisional pergantian hari dalam siklus 1 hari, bukan berada pada pukul 24.00, tetapi berada pada pukul 18.00 atau saat waktu matahari terbenam.

Penciptaan alam semesta dalam kepercayaan orang Jawa terjadi dalam tujuh tahapan:

1.Radite (Minggu)Tuhan memiliki kehendak ingin menciptakan dunia. Kehendak Tuhan ini lalu disimbolkan dengan matahari yang bersinar sebagai sumber kehidupan.  
2.Soma (Senin)Tuhan menurunkan kekuatan-Nya untuk menciptakan dunia. Kekuatan Tuhan itu lalu disimbolkan dengan bulan yang bercahaya tanpa menyilaukan.  
3.Anggara (Selasa)Kekuatan Tuhan memercik menjadi sinar Tuhan. Percik sinar Tuhan itu lalu disimbolkan dengan api yang berpijar.  
4.Buda (Rabu)Tuhan menciptakan dimensi ruang untuk wadah alam semesta. Dimensi ruang itu lalu disimbolkan dengan bumi menjadi tempat makhluk hidup.  
5.Raspati (Kamis)Tuhan menciptakan panas yang menyalakan kehidupan. Panas yang menyala itu lalu disimbolkan dengan angin yang bergerak dan petir yang menyambar.  
6.Sukra (Jumat)Tuhan menciptakan air yang dingin. Air yang dingin itu lalu disimbolkan dengan bintang yang mirip titik-titik air yang menyejukkan.  
7.Saniscara (Sabtu)Tuhan menciptakan unsur materi kasar sebagai dasar pembentuk kehidupan. Materi kasar itu lalu disimbolkan dengan air sebagai sumber kehidupan.  

Selain berisi hasil titen masyarakat Jawa terdahulu, buku ini membeberkan perjalanan waktu untuk menentukan hari serta penanggalannya. Dimulai dari cara pandang masyarakat barat terhadap waktu, cara pandang masyarakat timur terhadap waktu, makna wakti di masyarakat Jawa, asal-usul perhitungan waktu, hingga manfaat mengenal jati diri bagi seseorang.

Buku dapat diperoleh di: https://www.tokopedia.com/jsg-store-jakarta/buku-jati-diri-manusia-menurut-kelahiran , masih diproduksi limited edition.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Pencak Warna Batik Betawi by Pendopo Indonesia

Menparekraf Sandiaga Uno didampingi jajaran Direksi Perum LKBN Antara berkeliling meninjau ANTARA Heritage Center (AHC), Jakarta, Selasa (6/8/2024).

Menyelam Masa Lalu Di Antara Heritage Center