https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

INI MATERI PRESENTASI AFIF SYAKUR DI WEBINAR BATIK, BATIN, MORALITAS

Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia menggelar webinar batik live dan zoom tentang Batik, Batik, Moralitas, (14/12). Menghadirkan pembicara seperti Prof. Dr. Yasraf Amir Piliang M.A, Prof. Dr. Kasiyan M.Hum., Afif Syakur, dan Dr. Komarudin Kudiya S.IP., M.Ds., pembahasan seminar ini mengupas tentang kisah batik dulu dan batik saat ini sebagai bagian dari wajah budaya Indonesia.

webinar batik afif syakur

Berikut materi presentasi di webinar tersebut:

NILAI FUNGSI SENI BATIK DULU, KINI & MASA DEPAN

Beberapa Pendapat Asal-Usul Kata Batik

  • Batik kata pokok “Tik” menjadi titik himpunan titik-titik. Sesuatu yang halus (ngemban titik) menjadi ambatik (Hambatik) Gambar berupa rangkaian, pola, lukisan.
  • Dari Bahasa Sansekerta “Bhat” yang berarti motif lalu menjadi “Ambhat” membuat motif setelah itu bertransformasi “Ambhatik” menjadi “Batik”. Istilah membuat motif dalam Bahasa Jawa yaitu “Nyerat” menulis, melukis dan hasilnya menjadi seratan.
  • Kajian Filologi: Kata batik berasal dari tika (teks dan gambar atau lukisan) yang dilakukan secara sakral dalam suatu ritual, (tulisan suci) berkembang menjadi transformal kata Patika diucapkan menjadi batika dan menjadi batik.

Memaknai Batik

  • Hasil budaya wastra rintang warna sebagai media pencerminan hidup di alam ini.
  • Simbol keseimbangan manusia (mikrokosmos), yang tinggal di alam semesta (makrokosmos) dalam kesabaran perilaku menggabungkan diri dan alam menjadi kreatifitas yang harmonis dan mulia.
  • Secara SNI: Kerajinan tangan sebagai hasil pewarnaan secara perintangan menggunakan malam (lilin batik) panas sebagai perintang warna dengan alat utama pelekat lilin batik berupa canting tulis atau canting cap yang membentuk corak tertentu dan memiliki makna.

Menterjemahkan Nama dan Karya Batik

  • Makna harfiah berupa simbol harapan, doa, kedudukan, adat istiadat dan kepercayaan menjadi sesuatu yang  indah diwujudkan dalam kain yang mampu menjadi kenyamanan batin.
  • Melihat Alam disekitar flora fauna di gambarkan dalam rangkaian berupa lukisan cerita perjalanan, dll.
  • Merajut menggabungkan  makna simbolik / kebesaran alam menjadi satu rangkaian berupa visi misi.

Karakteristik Batik

Ciri Khas Dan Keunikan Yang Dimiliki Daerah Pembatikan Berupa Ragam Hias. Setiap daerah pembatikan mempunyai keunikan dan ciri khas masing-masing, baik dalam ragam hias maupun tata warnanya. Umumnya sangat dipengaruhi dan erat hubungannya dengan faktor-faktor :

  1. Letak geografis daerah pembuat batik yang bersangkutan.
  2. Sifat dan tata penghidupan daerah yang bersangkutan.
  3. Kepercayaan dan adat istiadat daerah yang bersangkutan.
  4. Keadaan alam sekitarnya, termasuk flora dan fauna.
  5. Adanya letak atau hubungan antar daerah pembatikan.
  6. Adanya pengaruh budaya asing atau melalui kaum pendatang di Indonesia.

Batik Dilihat Dari Berbagai Aspek

  1. Batik Keraton (Batik Larangan)
  2. Batik Saudagaran
  3. Batik Rakyat / Petani
  4. Batik Pesisir (Batik Pengaruh Asing, Cina, Arab, India, Jepang, Belanda)
  5. Pendokumentasian motif / ornamen / budaya / daerah ke dalam motif batik.
  6. Batik Kontemporer (Batik yang secara fisik tidak terlihat batik tetapi pembuatannya melalui proses batik)

Batik Sebagai Identitas Bangsa

  • Tata cara penggunaan batik – Batik Sebagai budaya ekonomi maupun bagian diplomasi ada tata cara penggunaan yang bisa mengartikan bagian dari kebesaran.
  • Batik menjadi barang seni adiluhung penetralisasi, yang digunakan sebagai pemersatu bangsa.
  • Memperkenalkan batik ke kancah internasional.

Batik:

  • Mandiri dalam busana
  • Berdedikasi dalam ekonomi
  • Berkedaulatan dalam politik

Perkembangan Batik

  • Batik yang berawal sebagai komoditas budaya sebagai pelengkap upacara, tata cara kebangsaan dan bagian daur hidup manusia.
  • Batik sebagai perdagangan (dijualbelikan) dan dikerjakan secara profesional (bukan sambilan) menjadi bagian industri.
  • Teknologi batik berkembang (dari motif proses dan bahan dasar untuk memenuhi pasaran, bangkitnya penelitian baik dari akademis, swasta).
  • Terjadi transformasi perjalanan batik dan alih fungsi mengikuti perubahan zaman, produk-produk turunan batik yang mengikuti tren dan mampu menjadi trendsetter.
  • Dukungan pemerintah dan fasilitas yang berpihak pada pelestarian batik lewat pelatihan, koperasi, dan lain-lain.
  • Menjadi produk unggulan bagian ekonomi kreatif dan sustainable / berkesinambungan.
  • Layanan promosi media sosial yang mampu mempermudah dan berpromosi maupun bertransaksi.
  • Media yang selalu proaktif menggali dan mempromosikan karya seni berbasis budaya yang mempunyai nilai jual tinggi.
  • Batik bagian masyarakat Indonesia yang mendunia. UNESCO mengakui batik sebagai warisan budaya tak-benda pada tahun 2009 silam, dan tanggal 2 Oktober dicetuskan sebagai hari Batik Indonesia. WCC juga menobatkan Yogyakarta sebagai kota batik dunia sejak tahun 2014.

Permasalahan dan Tantangan

  • Batik sudah bukan milik orang Jawa maupun Indonesia. Batik sudah mendunia, Malaysia, Cina, India, Afrika, sudah mengenal teknik batik dimana persaingan akan lebih kompetitif.
  • Menyiapkan masyarakat yang sadar dan tahu apa nilai batik yang sebenarnya dan menjadikan batik bagian dari kurikulum di sekolah untuk memasyarakatkan seni.
  • Regenerasi pembatik, upah UMR, kualitas yang kurang stabil karena ketergantungan cuaca, merubah image pembatik bukanlah pekerjaan rendahan.
  • Perlu membuat buku trend (trendsetter) tentang etnik Indonesia yang berbudaya berbasis etnik Indonesia.
  • Kejujuran yang mampu menunjukkan perbedaan batik dan tiruan batik agar nilai batik tetap eksklusif dan mempunya nilai seni tinggi.
  • Dibutuhkan keberanian untuk memberikan sanksi kepada produsen dan penjual yang memalsukan batik (labelisasi).
  • Perlu membuka Rumah Indonesia di negara-negara maju agar lebih mengenal produk etnik Indonesia.
  • Mendorong desainer lokal untuk mempresentasikan karyanya dengan bahan batik dan kerjasama dengan rumah mode seni.
  • Makin banyak anggapan di dunia batik seperti print hasil pabrik (bukan art).
  • Meningkatkan harkat dan martabat hidup pembatik.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

WEBINAR BATIK, BATIN, MORALITAS DIGELAR LIVE DAN VIA ZOOM

SEMINAR BATIK, BATIN, MORALITAS DIGELAR LIVE DAN VIA ZOOM

WEBINAR BATIK, BATIN, MORALITAS DIGELAR LIVE DAN VIA ZOOM

INI MATERI PRESENTASI KOMARUDIN KUDIYA DALAM WEBINAR BATIK, BATIN, DAN MORALITAS