in

Generasi Passion Batik – Alexander Rusli, CEO Indosat Tbk

Ikhwal program pelestarian batik di Indosat didasari atas klaim Malaysia terhadap batik Indonesia, dan lantas dikembangkan menjadi campaign batik Indonesia sebagai programnya.

ALEX 2Indetitas Indonesia pada batik menghasilkan kekhasan yang menarik untuk dibahas. Dan bahkan menjadi conversation starter pada tiap pertemuan. Ini dialami oleh CEO Indosat Alexander Rusli ketika dirinya telah jatuh cinta pada busana batik.

Batik telah ia kenal sejak kecil dalam lingkungan keluarga yang kerap mengenakan batik pada kegiatan-kegiatan formil. Namun tak lantas mengembangkan kecintaannya pada batik. “Meski batik sudah saya kenal sejak kecil, itu belum menumbuhkan kecintaan saya terhadap batik,” kenangnya.

Pada perhelatan formil, perkenalan dengan busana batik mulai intensif. Tumbuhnya rasa cinta terhadap batik akhirnya terbentuk. Tuntutan profesinya yang mengharuskan tampil dengan busana menarik, menjatuhkan pilihannya pada busana batik. “Batik sering menjadi conversation starter pada pertemuan-pertemuan yang saya hadiri, dan mulai dari situ terjadi interaksi pembicaraan selanjutnya.”

Ketika dipercaya sebagai Chief Executive Officer (CEO) Indosat Tbk, menggantikan pejabat sebelumnya, Erik Meijer, profesional dan ahli teknologi telekomunikasi Indonesia tersebut mencanangkan diri mencintai batik seutuhnya. Hal tersebut direpresentasikan dalam penggunaan busana batik dalam kegiatan-kegiatan formil dan penting koorporat Indosat Tbk.

Pada pertemuan-pertemuan koorporat, busana batik menjadi busana yang paling sering dikenakan oleh para anggota pertemuan tersebut. Meski bukan seragam koorporat, itu ditujukan untuk memunculkan kekhasannya memenuhi selera dan gaya tiap pemakainya. “Kita membebaskan tiap orang menggunakan batik sesuai selera masing-masing. Jika dijadikan seragam, maka tidak akan ada keberagaman,” sergahnya pria kelahiran Palembang tersebut. “Yang penting ada passion dalam penggunaannya,” tambahnya.

Indosat Tbk lantas memiliki program-program terkait pelestarian batik Indonesia. Diungkapkan olehnya, ikhwal program pelestarian batik di Indosat didasari atas klaim Malaysia terhadap batik Indonesia, dan lantas dikembangkan menjadi campaign batik Indonesia sebagai programnya. Menurutnya, batik merupakan salah-satu dari identitas bangsa Indonesia.

“Meski di batik bukan tempat mencari uang, tetapi sesuai untuk didorong keberadaannya agar tumbuh something to believe. Indosat concern mendorong hal-hal yang terkait batik.

Passion tersebut kemudian pula membuat Indosat Tbk perlu meluncurkan produk voucher Indosat motif batik di Hari Batik Nasional 2013 lalu. Motif batik pada voucher tersebut dibuat oleh perajin batik asal Pekalongan, Sapuan. Dibuat secara limited edition, tujuannya untuk dijadikan produk eksklusif pemiliknya, serta produk eksklusif Indosat.

Program lainnya adalah membuat batikology.org, yakni situs yang terkoneksi dengan sosial media, dan siapapun dapat terlibat dalam mempopulerkan batik yang diketemui untuk di-share ke dalam situs tersebut atau sosial media twitter yang terkait dengan situs itu.

Indosat pula membuat program pemberdayaan masyarakat serta pendampingan membatik di kalangan masyarakat. Adalah Sutaryo, salah-satu pembatik asal Banyumas yang dipercaya Indosat mendidik warga Sokaraja Kulon Banyumas Jawa Tengah menghasilkan batik khas Banyumasan. Pendampingan tersebut merupakan upaya menggiatkan kegiatan membatik guna pelestarian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam program PKBL Indosat.

“Meski di batik bukan tempat mencari uang, tetapi sesuai untuk didorong keberadaannya agar tumbuh something to believe. Indosat concern mendorong hal-hal yang terkait batik. Karena kalau batik tidak perlu dilestarikan, maka tak usah dibuat program saja. Kita justru menutupi lubang-lubang yang ada terkait batik agar tetap membesar minat melestarikan batik,” sergahnya panjang lebar menjelaskan perihal program Indosat terkait batik.

Generasi Batik

Garis-garis tegas dan warna-warna tegas itu yang akan menjadi pilihan saya.

ALEX 3Dirinya yang masuk dalam golongan generasi muda, bertekad mulai mengekspresikan diri dengan mengenakan batik. Itu agar ia bisa menjadi bagian yang membuat batik trend kembali. “Kami berharap dengan mengenakan batik, bisa membawa atau mempengaruhi upaya mengenakan batik di segala kalangan, terutama kalangan muda” tambahnya.

Ia menyadari bahwa tak mudah menjadikan batik populer di generasi kini. “Yang menggunakan batik oleh kalangan tua, tidak sebanyak yang di kalangan muda,” tukasnya.

Secara pribadi, ia pemilih dalam hal mengenakan batik. “Saya lebih senang ada yang suka dan ada yang tak suka.” Dicontohkan olehnya bagaimana ketika ia menyukai batik berwarna biru muda dan dibelinya, namun ketika dikenakan sangat tidak cocok dengannya. Dan ia pun akhirnya jarang mengenakannya.

Kesukaannya akan corak tegas dan warna terang, menggiringnya pada penggunaan batik pesisiran yang terkenal dengan corak menarik dan warna terang.

Untuk pemilihan model batik yang dikenakannya, ia mengaku menyukai warna yang lebih berani dan terang. “Biasanya batik yang saya sukai akan lebih sering saya pakai,” sergahnya sambil tertawa. Motif-motif yang dipilihnya terinspirasi dari ayahnya yang arstitek. Corak pola simetris akan lebih menambatkan hatinya ketimbang corak pola asimetris. “Garis-garis tegas dan warna-warna tegas itu yang akan menjadi pilihan saya,” tambahnya.

Ia pula mengenal batik berdasarkan wilayah pembuatannya, ketimbang mengenal nama motifnya. Perspektif tersebut muncul dari kesan visual yang didapat kemudian memperolehnya. Kesukaannya akan corak tegas dan warna terang, menggiringnya pada penggunaan batik pesisiran yang terkenal dengan corak menarik dan warna terang.

Ada opsi kala ia berbelanja batik yang didasari oleh modelnya. “Jika tangan pendek, maka saya lebih memilih beli jadi. Tetapi jika tangan panjang, saya akan beli kainnya dan membuatnya sendiri.” Untuk kebutuhan baju lengan panjang, sebulan sekali ia membeli kain batik untuk dibuatkan baju batik lengan panjang.

Sumber: Majalah BATIK On Fashion

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

koleksi batik esti

Batik Esti Collection

kain lukis Dina Collection

Kerajinan Kain Lukis Dina Collections