in

Gairahkan Perekonomian Indonesia, Indonesia Fashion Week 2018 Digelar

Indonesia Fashion Week 2018 digelar mulai 28 Maret hingga 1 April 2018. Kali ini berkolaborasi dengan 200 perancang mode lokal dan internasional, 460 peserta pameran merek fashion serta tekstil, workshop, kuliner, dan oleh-oleh panganan dari berbagai daerah di Nusantara.

Sebagai barometer fashion Indonesia, IFW 2018 menjadi etalase perkembangan fashion di negeri ini. Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Gati Wibawaningsih mengatakan pentingnya peran IFW. “IFW menjadi stimulus untuk kreativitas dan menjadikan fashion Indonesia bersaing dengan produk luar negeri,” ujarnya di pembukaan IFW 2018.

Dirinya mengungkapkan, ekspor produk fashion Indonesia setiap tahun terus meningkat. “Tahun 2017 ekspor meningkat 8,7% dengan nilai US$13,29 miliar dan menyumbang PDB sebesar 3,76%. Ini menunjukkan industri fashion Indonesia memiliki daya saing di luar negeri,” tambahnya.

Dibanding bidang lain, fashion cukup memberikan kontribusi besar pada ekonomi kreatif Indonesia. “Tahun 2016, ekonomi kreatif memberikan sumbangan sebesar Rp Rp 922,59 triliun pada PDB Indonesia dan 18,01%-nya disumbang oleh fashion,” cetus Joshua Simanjuntak, Deputi pemasaran Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Poppy Dharsono pun angkat bicara, mengataan fashion merupakan katalisator bagi industri fashion dan juga industri lainnya. “IFW adalah katalisator bagi banyak industri. Ketika sebuah fashion menjadi industri, maka lainnya juga ikut berkembang, mulai dari benang, tekstil, pewarna, kancing, aksesori, dan lain-lainnya,” kata Poppy.

Lanjut Poppy, fashion pun tak lepas dari industri pariwisata.”Tiga destinasi ini, yaitu Toba, Borobudur, dan Labuan Bajo, merupakan bagian dari 10 Bali Baru yang sedang gencar dipromosikan Kementerian pariwisata. Kita berharap, berkembangnya pariwisata tesebut juga ikut meningkatkan industri fashion dengan produk fashion sebagai oleh-oleh daerah wisata tersebut.”

Seiring dengan itu, kualitas produk fesyen Indonesia, khususnya yang diproduksi para UKM, seharusnya terus ditingkatkan. Staf khusus II Kementerian BUMN Judith Jubilina Dipodiputro menambahkan, saat ini perusahaan di bawah BUMN berkolaborasi di dalam Rumah Kreatif BUMN (RBK) untuk melakukan pembinaan sekaligus membantu membuka akses pasar.

“Kami membina 202 Rumah Kreatif di seluruh Indonesia dengan 475 lebih UKM yang terdaftar dan 14 ribu produk yang sudah trading melalui Belanja.com. Saya harap melalui IFW dapat semakin mengenalkan produk mereka dan membuka pasar,” tukasnya.

Sumber: IFW 2018

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

motif parang larangan

Batik Amarah Dudung Aliesyahbana Dengan Modifikasi Motif Parang

Wastra Nusantara

Wastra Nusantara Pun Bisa Playful