in

KBRI Islamabad Rayakan HUT ke-81 RI, Kuliner Nusantara hingga Permainan Tradisional Hidupkan Suasana Tanah Air

KBRI Islamabad menggelar pra-HUT ke-81 RI dengan bazar kuliner Nusantara, permainan tradisional, dan kompetisi olahraga bersama diaspora.
KBRI Islamabad menggelar pra-HUT ke-81 RI dengan bazar kuliner Nusantara, permainan tradisional, dan kompetisi olahraga bersama diaspora.

Islamad – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad menggelar rangkaian kegiatan pra-Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI dengan menghadirkan permainan tradisional, kompetisi olahraga, bazar kuliner Nusantara, dan temu komunitas. Kegiatan yang berlangsung di Garuda Lawn, kompleks KBRI Islamabad, tersebut menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di berbagai wilayah Pakistan sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti warga negara Indonesia dan keluarga. Gerakan senam dipandu Rama Fauzan, mahasiswa Indonesia di International Islamic University Islamabad (IIUI), bersama rekannya dari Pakistan, Maryam.

Duta Besar RI untuk Pakistan, Chandra W. Sukotjo, menyambut masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, diplomat, pilot, jurnalis, staf organisasi internasional, hingga WNI yang menikah dengan warga Pakistan.

Dalam sambutannya, Chandra mengatakan pertemuan tersebut menunjukkan kuatnya persahabatan Indonesia-Pakistan yang tidak hanya dibangun melalui hubungan antarpemerintah, tetapi juga melalui hubungan antarmasyarakat.

“Kehadiran Anda semua mencerminkan persahabatan yang terus terjalin serta kuatnya hubungan antarmasyarakat antara dua negara bersaudara. Kita bersama-sama merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan semboyan ‘Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur’,” ujar Chandra.

Nuansa merah putih semakin terasa ketika para peserta mendapatkan kaus merah dan putih bermotif batik khas Kalimantan. Chandra menyebut pemberian tersebut sebagai “hadiah dari para pembayar pajak Indonesia” yang menjadi simbol kebanggaan dan kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan.

Bazar kuliner menjadi salah satu daya tarik kegiatan. Peserta dapat menikmati sejumlah makanan khas Indonesia, seperti nasi Padang, siomay ikan, bakso kuah, es cendol, peyek atau rempeyek, mendoan, dan kacang telur.

Bagi Desi Mediawati, WNI yang menikah dengan warga Pakistan asal Faisalabad, kehadiran kuliner Nusantara memberikan pengalaman seperti kembali ke tanah air.

“Senang sekali bisa menikmati makanan Indonesia yang autentik. Meskipun kami tinggal berjauhan, kegiatan ini membuat kami kembali berkumpul sebagai satu keluarga sebagai orang Indonesia dan memberikan rasa seperti berada di rumah sendiri,” kata Desi.

Suasana kemudian diramaikan dengan berbagai permainan tradisional untuk anak-anak dan orang dewasa, seperti balap karung, tarik tambang, dan joget tomat. Aktivitas tersebut menciptakan suasana penuh tawa sekaligus mempererat interaksi antarpeserta.

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di Pakistan, Muhsin Nasir, mengatakan kegiatan tersebut memiliki arti penting bagi mahasiswa Indonesia yang jauh dari tanah air.

“Meskipun kami jauh dari tanah air, perayaan ini membuat kami merasa seperti berada di rumah,” ujar Muhsin.

Selain permainan tradisional, KBRI Islamabad juga menggelar kompetisi bulu tangkis, tenis meja, bola voli, dan futsal. Kompetisi tersebut menjadi sarana membangun sportivitas, kerja sama, dan solidaritas di antara masyarakat Indonesia, pejabat KBRI, mahasiswa, serta diaspora Indonesia di Pakistan.

Rangkaian kegiatan pra-HUT ke-81 RI tersebut sekaligus menjadi momentum bagi KBRI Islamabad untuk menjaga ikatan kebangsaan diaspora Indonesia melalui budaya, kuliner, olahraga, dan interaksi komunitas di luar negeri.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

KJRI Kuching menggelar Harmoni Kemerdekaan untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia dengan Malaysia dan Brunei lewat seni dan budaya.

KJRI Kuching menggelar Harmoni Kemerdekaan untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia dengan Malaysia dan Brunei lewat seni dan budaya.

Pariwisata Indonesia Semester I 2026 tumbuh positif, wisman capai 7,45 juta, investasi Rp39,68 triliun, dan perjalanan domestik meningkat. (Foto: Kemenpar)

Pariwisata Indonesia Tumbuh 5,71 Persen, Tapi Benarkah Dampaknya Sudah Merata ke Masyarakat?