https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in

Rima Melati Menaruh Hormat Pada Perancang Busana Batik & Tenun

rima melatiRima Melati diganjar Fashion Icon Awards untuk kategori Lifetime Achievement di Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2016. “Ini penghargaan yang sangat, sangat, berharga buat saya,” ungkap rima saat menerima penghargaan tersebut di Harris Hotel And Conventions Kelapa Gading, Kamis malam (12/5).

Sepak terjangnya di industri mode dipengaruhi oleh mendiang ibunya yang juga seorang perancang busana, Non Kawilarang. Sejak kecil dunia busana sudah lekat dengan dirinya dan di usia ke-17 tahun, Rima mulai terjun ke dunia peragaan busana sebagai model.

Rima Melati yang kini berusia 76 tahun punya harapan besar industri mode tanah air dapat terus maju. Ia melihat potensi di industri mode Indonesia banyak disokong dari kekayaan wastra Indonesia yang beragam. Dan dirinya sangat respek dan menaruh hormat pada para perancang busana yang memanfaatkan kain-kain nusantara baik batik maupun tenun. Ini merupakan kelebihan dari industri mode Indonesia terhadap industri mode internasional.

“Saya merasa (industri mode Indonesia) tidak kalah dari dunia mana pun, karena saya lihat Indonesia-nya tetap ada dalam rancangan yang dibikin perancang,” ujar Rima.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

fashion

Jika Fashion Menjadi Program Diplomasi Bilateral RI – Australia

suarabay fashion parade

Surabaya Fashion Parade 2016: Bersatunya Perajin Batik Dengan Perancang Busana