https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

Resonansi Hari Batik Nasional 2025

Batik Lasem motif Kilin melambangkan kekuatan, perlindungan, dan kemakmuran. Warisan akulturasi Jawa-Tionghoa yang sarat makna dan keindahan.

Jakarta, 2 Oktober 2025 – Hari Batik Nasional kembali menggema di seluruh penjuru negeri. Tahun ini, gema peringatan tidak hanya terdengar di pusat-pusat kota, melainkan juga meresap hingga ke komunitas, ruang digital, hingga arena olahraga. Dengan tema resmi “Batik Merawit” dan ikon Batik Tulis Merawit Cirebon, perayaan batik tahun 2025 hadir lebih panjang, mulai 2 Oktober hingga 30 November 2025, sebagaimana disampaikan oleh Kementerian Perindustrian. (Antara News)

Sorotan utama media menekankan bahwa batik bukan hanya pakaian, melainkan simbol identitas, kreativitas, sekaligus daya hidup UMKM. Detik.com menegaskan bagaimana masyarakat bisa ikut serta—mulai dari mengenakan batik, membeli produk UMKM, hingga belajar proses membatik sederhana. (Detik.com)

Tidak hanya di pusat, gaung Hari Batik Nasional 2025 juga terasa di daerah. Di Subang, DWP, TP PKK, dan Dekranasda bersinergi menggelar Gebyar Senam Nusantara untuk memeriahkan hari batik. (LampuSatu.com)

Partisipasi digital pun menjadi resonansi lain dari perayaan ini. Radar Solo dan Prokal.co membagikan link twibbon gratis agar publik bisa menyemarakkan batik di media sosial. Sementara itu, Medcom.id menyajikan kumpulan ucapan kreatif yang memperkaya ekspresi digital masyarakat.

Perayaan tahun ini bahkan terhubung dengan olahraga dan pariwisata. Yogyakarta bersiap menggelar Batik City Run 2025 pada 12 Oktober, menggabungkan olahraga dengan kebanggaan budaya. (Batik.go.id)

Menariknya, Liputan6 mengingatkan bahwa tanggal 2 Oktober juga bertepatan dengan Hari Anti Kekerasan Internasional dan Hari Hewan Ternak Sedunia. Hal ini memperkaya makna hari ini: bukan sekadar merayakan batik, tetapi juga merenungkan nilai kemanusiaan dan keberlanjutan hidup. (Liputan6.com)

Hari Batik Nasional 2025 dengan segala bentuk resonansinya—mulai dari edukasi, aksi lokal, parade digital, hingga olahraga—menunjukkan bahwa batik adalah bahasa universal yang menyatukan bangsa. Bukan hanya kain, melainkan juga jalinan cerita, budaya, dan harapan untuk masa depan.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Kriya Kara, komunitas batik Betawi Jakarta Timur sejak 2022, lahir dari pelatihan dinas & jadi wadah UMKM berkarya lewat batik asli.

Kriya Kara: Komunitas Batik Betawi Jakarta Timur yang Lahir dari Semangat Berkarya

Menperin Agus Gumiwang buka pameran “Batik Merawit Rasa” di Museum Tekstil, rayakan Hari Batik Nasional 2025 dan dorong industri batik.

Menperin Buka Pameran “Batik Merawit Rasa” di Museum Tekstil Rayakan Hari Batik Nasional