





Di balik keindahan setiap busana yang terpampang di panggung mode, terdapat tangan-tangan kreatif yang penuh dedikasi, salah satunya adalah Kukuh Hariyawan—fashion designer di balik label Kebaya Adhikari. Dengan komitmen tinggi terhadap proses kreatif, Kukuh terlibat langsung mulai dari sketsa awal hingga tahap produksi akhir. Ia dikenal karena kemampuannya memadukan gaya kebaya klasik dengan sentuhan modern melalui pola gaun dan material premium, menjadikan karyanya elegan dan berkarakter kuat. Sejak 2009, ia telah banyak berkontribusi di dunia mode, termasuk tampil di fashion show bergengsi dalam dan luar negeri, seperti Paris Fashion Week 2019.
Kecintaannya pada kekayaan kain tradisional Indonesia seperti batik, tenun, dan endek, mendorong Kukuh memilih kebaya sebagai medium ekspresinya. Ia percaya bahwa kebaya adalah bagian dari warisan budaya tak benda bangsa yang harus terus diperkenalkan secara global. Salah satu karyanya yang paling membekas adalah “Charlote Kebaya”—kebaya coklat bertabur payet dan kristal premium yang pernah dikenakan model papan atas di Paris dan mendapat sambutan luar biasa, bahkan berhasil menembus pasar internasional dengan nilai hingga 4.000 USD. Ciri khas Kebaya Adhikari pun terletak pada detail glamor, desain seksi elegan, serta kualitas bahan yang unggul.
Kebaya Adhikari tampil di Indonesia Fashion Week 2025, meninggalkan jejak keindahan kebaya Indonesia ala rancangannya.

