https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in

INI LHO ALASAN-ALASAN UMUM BATIK HATERS OGAH PAKAI BATIK

Meskipun tidak banyak jumlahnya, batik haters juga ada lho diantara kita. Ada beberapa alasan mengapa sebagian orang tidak menyukai batik. Jangan dicemooh, tetapi dicari tahu latar belakangnya yang justru unik dan justru bisa menjadi tantanganmu untuk mengedukasinya

Batik chic dan Eternal Blossom
Batik chic dan Eternal Blossom

Alasan-alasan umum batik haters biasanya sebagai berikut:

Kesan Formal dan Tradisional

Beberapa orang, terutama generasi muda, mungkin menganggap batik terlalu kuno atau terlalu formal. Mereka merasa bahwa batik lebih cocok untuk acara-acara resmi atau tradisional, dan kurang sesuai untuk dipakai dalam keseharian dan kekinian.

Banyak yang mengasosiasikan batik dengan pakaian untuk acara resmi, seperti pernikahan, rapat penting, atau perayaan budaya. Hal ini membuat sebagian orang merasa kurang nyaman memakainya untuk kegiatan santai atau kasual.

Desain yang Tidak Sesuai dengan Selera

Beberapa orang mungkin merasa motif batik terlalu rumit atau padat, sehingga mereka lebih suka pakaian dengan desain yang lebih sederhana atau minimalis.

Warna dan pola tradisional batik yang sering didominasi oleh warna-warna cokelat, hitam, dan biru tua mungkin kurang menarik bagi orang yang lebih suka warna cerah atau modern.

Meskipun kini tersedia batik dengan warna modern dan cerah, mereka juga masih enggan mengenakannya karena hanya bisa didesain tertentu dan kaku. Dalam hal ini, umumnya mereka menyukai pakaian praktis dan tidak menyukai pakaian yang berat dan formil.

Harga yang Mahal

Batik tulis atau batik buatan tangan yang berkualitas tinggi biasanya lebih mahal daripada pakaian lain. Orang yang lebih mengutamakan harga daripada nilai seni mungkin enggan membeli batik, terutama yang artisan, karena biayanya yang bisa sangat tinggi.

Meskipun ada batik cap atau batik print (tekstil motif batik) yang lebih murah, beberapa orang mungkin masih merasa harga batik terlalu tinggi dibandingkan dengan pakaian lain yang diproduksi secara massal. Bahkan ada yang mengkaitkan produksi motif batik kurang rapi sehingga makin menguatkan keengganan mereka.

Perawatan yang Lebih Rumit

Batik, terutama yang dibuat dengan teknik tradisional, memerlukan perawatan khusus agar tidak cepat rusak. Ini merepotkan bagi mereka harus mencuci batik dengan tangan atau menggunakan deterjen khusus, serta menghindari paparan sinar matahari langsung.

Orang yang kurang memahami cara merawat batik bisa mengalami masalah seperti warna yang cepat pudar atau kain yang mudah robek, membuat mereka enggan memakainya.

Tidak Terbiasa Memakainya

Batik yang terbuat dari kain tertentu mungkin terasa kurang nyaman bagi beberapa orang, terutama jika mereka lebih terbiasa memakai pakaian dari bahan modern seperti katun atau sintetis yang lebih ringan dan elastis.

Orang yang lebih menyukai gaya berpakaian modern, seperti streetwear, mungkin merasa batik tidak sesuai dengan gaya pribadi mereka.

Kurangnya Pemahaman tentang Makna Batik

Orang yang tidak mengenal atau memahami makna filosofis di balik motif batik mungkin merasa batik hanya sekadar kain bermotif tanpa makna khusus.

Bagi mereka yang tidak merasakan keterkaitan emosional atau budaya dengan batik, seperti generasi muda yang mungkin lebih terpapar pada tren fashion global, batik bisa dianggap sebagai sesuatu yang tidak relevan atau penting.

Tren Fashion yang Berubah

Di tengah berkembangnya tren fashion global yang cenderung cepat berubah, orang mungkin lebih tertarik pada gaya pakaian yang lebih trendi dan up-to-date, dan melihat batik sebagai sesuatu yang kurang sesuai dengan tren modern.

Banyak orang dipengaruhi oleh gaya berpakaian selebriti atau influencer. Jika batik tidak menjadi bagian dari tren yang dipromosikan, orang mungkin kurang tertarik untuk memakainya.

Diasosiasikan dengan Keharusan

Karena batik sering kali diwajibkan dalam acara formal atau sebagai seragam di kantor, beberapa orang mungkin merasa terpaksa memakainya, sehingga kehilangan minat atau kesukaan terhadap batik.

Tren batik di kalangan anak muda dan fashion modern semakin berkembang, dengan banyak desainer yang menciptakan inovasi baru pada batik untuk menjadikannya lebih kasual dan sesuai dengan selera pasar yang lebih luas. Tetapi menanggapi apa yang menjadi keluhan mereka melalui alasan-alasan umum tersebut, bisa jadi peluang tersendiri bagi yang ingin menyasar para batik haters menjadi batik lovers.

“Batik dibuat untuk memuliakan penggunanya,” ujar Afif Syakur, pembatik ternama dan legendaris tersebut.

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di:

News & Event

Batik Fashion

Batik Crafter

Batik Story

Inspirasi

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Go Tik Swan, Pelopor Motif Batik Indonesia

MENGENAL BATIK GO TIK SWAN, PERANCANG BATIK INDONESIA

Batik Tanah Liek di Inacraft 2024

BATIK TANAH LIEK, BATIK KHAS MINANGKABAU