Membedakan batik asli dan batik palsu (batik cetak atau printing) bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut:

1. Periksa Bagian Depan dan Belakang Kain
Batik Tulis & Cap Asli:
- Warna dan motif tembus hingga ke bagian belakang kain.
- Bagian depan dan belakang memiliki warna yang hampir sama.
Batik Printing (Palsu):
- Warna lebih terang di bagian depan, sedangkan belakangnya lebih pucat atau bahkan polos.
- Motif tidak tembus ke belakang kain.
2. Sentuh Permukaan Kain
Batik Asli:
- Tekstur kain terasa agak kasar karena ada lapisan malam (lilin) yang meresap ke serat kain.
- Jika menggunakan batik tulis, beberapa bagian mungkin terasa lebih tebal karena lapisan malam yang dioles dengan canting.
Batik Printing:
- Permukaan kain halus dan rata tanpa bekas malam.
- Tidak ada perbedaan ketebalan di bagian motifnya.
3. Lihat Keunikan Pola dan Motif
Batik Tulis:
- Motif tidak selalu simetris karena digambar tangan.
- Setiap bagian kain unik dan tidak ada pengulangan pola yang terlalu sempurna.
Batik Cap:
- Pola lebih rapi dibanding batik tulis, tetapi tetap ada ketidaksempurnaan kecil karena cap manual.
Batik Printing:
- Motif sangat rapi, simetris, dan berulang dengan pola yang sama persis.
- Jika diperhatikan, biasanya ada garis tipis hasil sablon mesin.
4. Uji dengan Air atau Gosokan
Batik Asli (Pewarna Alami):
- Saat dicuci pertama kali, warna mungkin sedikit luntur tetapi tidak pudar sepenuhnya.
- Tidak ada warna yang menempel di tangan jika digosok.
Batik Printing (Pewarna Sintetis Murahan):
- Warna mudah luntur saat dicuci.
- Jika digosok dengan tangan, warna bisa menempel atau pudar.
5. Perhatikan Harga dan Keaslian Produk
Batik Asli:
- Harga lebih mahal karena proses pembuatannya rumit dan memakan waktu lama.
- Biasanya dijual di toko batik tradisional, pameran seni, atau butik khusus batik.
Batik Printing:
- Harga jauh lebih murah, biasanya di bawah Rp200 ribu untuk kain lebar.
- Banyak dijual di pasar atau toko pakaian biasa dengan label “batik fashion”.
Cara paling mudah membedakan batik asli dengan batik printing adalah dengan memeriksa bagian belakang kain, merasakan teksturnya, dan melihat pola motifnya. Jika motif tembus ke belakang, terasa ada bekas malam, dan polanya tidak terlalu sempurna, kemungkinan besar itu batik asli.

