https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

Asri Welas Antusias Comeback ke Panggung Lewat Musikal Sangkala Nyi Mas Gandasari

Drama musikal Sangkala Nyimas Gandasari hadir di TIM Jakarta 14 Juni 2026, angkat budaya Cirebon dengan sentuhan modern.

Aktris dan presenter Asri Welas mengaku antusias kembali ke panggung teater setelah puluhan tahun vakum dari dunia pertunjukan musikal. Melalui pementasan Sangkala Nyi Mas Gandasari garapan Denny Malik, Asri dipercaya memerankan tokoh Nyi Ontin, putri asal Tiongkok yang menjadi istri Sunan Gunung Jati. Pementasan drama musikal ini akan digelar di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, 14 Juni 2026.

Asri Welas comeback ke panggung teater lewat musikal Sangkala Nyi Mas Gandasari karya Denny Malik dengan sentuhan komedi.
Asri Welas comeback ke panggung teater lewat musikal Sangkala Nyi Mas Gandasari karya Denny Malik dengan sentuhan komedi.

Bagi Asri, keterlibatannya dalam produksi teater musikal ini menjadi pengalaman yang penuh tantangan sekaligus nostalgia. Ia mengaku proses persiapan pertunjukan dilakukan dengan sangat serius dan membutuhkan latihan intensif hampir setiap hari sepanjang Juni.

“Persiapannya panjang banget. Ini saja baru latihan kedua, tapi nanti sepanjang Juni kami latihan terus,” ujar Asri saat ditemui di sela latihan.

Menurutnya, bermain teater musikal berbeda jauh dibandingkan bermain film atau sinetron. Dalam teater, pemain dituntut menguasai dialog, vokal, koreografi, hingga kemampuan menjaga energi saat tampil langsung di atas panggung.

“Teater itu harus latihan benar. Ada pemanasan, latihan vokal, latihan gerak, koreografi, semuanya detail,” katanya.

Asri mengaku sempat terkejut saat pertama kali diajak bergabung dalam produksi tersebut. Ia bahkan mempertanyakan alasan dirinya dipilih karena merasa karakter suaranya terlalu cempreng dibanding para penyanyi lain yang dinilainya memiliki kualitas vokal kuat.

Namun ternyata, karakter suara itu justru menjadi alasan utama Denny Malik memilihnya sebagai Nyi Ontin.

“Mas Denny bilang memang butuh suara yang cempreng untuk karakter ini,” ujarnya sambil tertawa.

Tokoh Nyi Ontin sendiri digambarkan memiliki sisi komedi yang cukup kuat dalam pertunjukan. Karena itu, Asri merasa karakter tersebut sangat sesuai dengan gaya akting dan kepribadiannya.

“Katanya memang perlu selipan komedi. Jadi mungkin itu alasan kenapa saya dipilih,” katanya.

Asri Welas comeback ke panggung teater lewat musikal Sangkala Nyi Mas Gandasari karya Denny Malik dengan sentuhan komedi.

Bagi Asri, pementasan ini sekaligus menjadi momen kembali ke dunia panggung yang pernah menjadi bagian penting hidupnya sejak kecil. Ia mengawali karier sebagai penari profesional di kelompok tari milik Guruh Soekarnoputra sejak usia 11 tahun.

“Panggung itu memang dunia saya. Tapi sudah lama sekali saya tidak menari sambil menyanyi seperti ini,” ujarnya.

Kini, di usia 47 tahun, Asri merasa kembali menemukan semangat lamanya sebagai performer. Ia bahkan mulai menjaga pola makan dan kondisi tubuh demi menjaga stamina selama proses latihan.

“Karena ini banyak gerak dan nyanyi, saya jadi menjaga makan. Tidak makan gorengan, minum kencur tiap hari buat vokal,” katanya.

Dalam produksi ini, para pemain dituntut menghafal dialog, lagu, koreografi, hingga perpindahan panggung yang kompleks. Selain itu, mereka juga harus beradaptasi dengan tata panggung modern yang melibatkan lighting, multimedia, musik live, hingga pengaturan panggung yang detail.

Asri mengatakan perkembangan industri musikal di Indonesia saat ini juga membuatnya optimistis. Menurutnya, generasi muda sekarang memiliki kemampuan luar biasa dalam bernyanyi sekaligus menari.

“Dulu sulit cari penyanyi yang bisa gerak dan nyanyi sekaligus. Sekarang banyak banget anak muda yang potensinya luar biasa,” ujarnya.

Ia melihat teater musikal kini mulai memiliki pasar dan penonton tersendiri di Indonesia, layaknya Broadway di Amerika Serikat.

“Musikal sekarang punya tempat sendiri. Orang mulai menunggu pertunjukan musikal,” katanya.

Selain menjadi tantangan pribadi, keterlibatan dalam Sangkala Nyi Mas Gandasari juga menjadi pengalaman belajar bagi Asri yang suatu saat ingin membuat pertunjukan teater anak.

Meski begitu, ia mengakui membangun produksi teater bukan perkara mudah, terutama soal disiplin latihan dan dukungan industri.

Saat ditanya soal harapan terhadap dukungan pemerintah untuk industri seni pertunjukan, Asri memilih realistis. “Ya mudah-mudahan ada dukungan. Tapi saya sekarang lebih fokus mendorong diri sendiri untuk terus maju dan berkarya,” tutupnya.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Denny Malik siapkan musikal Sangkala Nyi Mas Gandasari, angkat budaya Cirebon ke panggung modern berstandar internasional.

Denny Malik Siapkan Musikal “Sangkala Nyi Mas Gandasari”, Angkat Kejayaan Nusantara ke Panggung Modern

Drama musikal Sangkala Nyimas Gandasari hadir di TIM Jakarta 14 Juni 2026, angkat budaya Cirebon dengan sentuhan modern.

Drama Musikal Sangkala Nyimas Gandasari Siap Tampil Megah di TIM Jakarta