https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in

Indonesia Produksi Kain Rajut Dan Brokat Genjot Ekspor TPT

sipapatatex

Agar makin kompetitif dan inovatif, industri tekstil Indonesia diharapkan mampu mengembangkan diri lewat divertifikasi produk untuk berbagai kebutuhan fashion. Hal tersebut diutarakan langsung oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin saat mengunjungi PT. Sinar Para Taruna dan Sipata Moda (Sipatatex Group) di Batujajar, Kabupaten Bandung, 25 Juni kemarin. PT. Sinar Para Taruna memproduksi kain rajut dan Sipata Moda memproduksi kain brokat. Keduanya dibuat untuk genjot ekspor TPT Indonesia.

“Diversifikasi itu menjadi langkah strategis mengingat saat ini perkembangan permintaan pasar terhadap bahan baku untuk kepentingan fashion yang relatif spesifik semakin tinggi dan sayangnya sebagian besar dipenuhi dari impor,” katanya. Ditambahkan oleh Saleh Husin, kedua perusahaan tersebut memproduksi barang-barang tersebut untuk kepentingan pasar dalam negeri berkualitas ekspor serta concern menggunakan produk dalam negeri yakni menggunakan bahan baku dari PT. Indorama Synthetics Tbk dan PT. Indonesia Toray Synthetics.

Perkembangan industri TPT (tekstil dan produk tekstil) Indonesia dalam dua tahun terakhir diakui Saleh Husin dicatat cenderung stagnan di pasar domestik maupun internasional akibat melambatnya perekonomian dunia. Pemerintah RI. Produksi bahan baku secara lokal berdampak pada penghematan devisa.

 

Selain mengeluarkan berbagai paket kebijakan guna mendorong pertumbuhan ekonomi via deregulasi, memangkas berbagai peraturan, perizinan, dan birokrasi yang menjadi hambatan di berbagai kementerian dan lembaga, Menperin juga berusaha meringankan kebijakan lainnya seperti menyusun sistem pengupahan sebagai penjaminan kepastisan tenaga kerja dan pelaku usaha, penurunan harga gas, diskon dan penundaan pembayaran rekening listrik bagi industri dan lain sebagainya.

“Pengembangan pusat logistik berikat juga didorong untuk memfasilitasi dan memudahkan pelaku industri,” kata Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka Kemenperin Harjanto, didampingi Direktur Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki, dan Aneka, Muhdori.

Menurut Direktur Utama Sinar Para Taruna Slamet Wijono, perusahaannya telah menembus pasar dunia dengan mengekspor ke 28 negara seperti ke Asia, Eropa dan Timur Tengah termasuk Dubai, selain memasok ke dalam negeri.

“Kapasitas produksi kami 30 juta yard per tahun dengan lebih dari 140 unit mesin. Nilai omzet mencapai Rp 250 miliar per tahun dan jumlah karyawan 1500 orang,” ungkapnya sembari menyampaikan terima kasih atas program restrukturisasi mesin tekstil Kemenperin.

Sipatatex juga menjadi menyuplai untuk brand Wacoal, H&M, Walmart, Aeon, Uniqlo, Vanity Fair, dan Victoria’s Secret. Mereka juga memasok kain boneka Barbie yang diproduksi PT Mattel Indonesia di Cikarang. Selain itu, memproduksi kain untuk otomotif seperti untuk Toyota dan Honda.

 

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Batik Fashion

Do & Don’t Gunakan Batik Fashion

Batiklopedia Hari Ini

Kliping Batiklopedia: Berita Batik Hari Ini