Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menegaskan pemerintah sangat serius mewujudkan revitalisasi pasar rakyat. Sebab, pasar merupakan penggerak utama perekonomian rakyat.
Menkop mengatakan pemerintah berkewajiban menata pasar rakyat karena ekonomi kerakyatan identik dengan pasar rakyat.
“Kementerian berkomitmen mengalokasikan anggaran untuk menata pasar rakyat dalam APBN,” tegas Puspayoga, Sabtu (7/5) saat peresmian pasar rakyat Kertajaya Pengdem di Jembrana, Bali.
Menkop juga meminta agar para pedagang bergabung dalam sebuah wadah koperasi. Adanya koperasi lebih memudahkan pedagang mendapatkan akses program bantuan pemerintah.
“Pemerintah melakukan berbagai program untuk.mendukung ekonomi kerakyatan, seperti KUR, pemberian hak cipta gratis, izin UKM gratis, nomor induk koperasi dan program lainnya,” jelas Menkop.
Revitalisasi pasar merupakan program prioritas Presiden Jokowi. Presiden mencanangkan 5.000 pasar selama 5 tahun hingga 2019 yang dilaksanakan oleh berbagai kementerian.
Deputi Produksi dan Pemasaran Wayan Dipta mengatakan revitalisasi pasar sudah dilakukan Kemenkop UKM sejak 2003 dengan total 567 pasar rakyat. Dalam dua tahun terakhir saja, 2015 – 2016 ada150 pasar rakyat yang direvitalisasi.
Kementerian mengalokasikan Rp 80,5 miliar untuk revitalisasi 85 pasar rakyat pada 2016 dan sebelumnya 65 pasar pada 2015. Selain itu, Kementerian juga mendapat alokasi membangun 50 pasar rakyat dalam pagu indikatif APBN 2017 dengan nilai Rp 950 juta tiap pasar.
“Pagu ini masih akan dibahas bisa saja alokasi anggarannya naik,” jelas Wayan.
Dia mengatakan, Bupati dapat mengajukan usulan revitalisasi pasar di daerahnya untuk APBN 2017. Saat ini, dikatakan, Kemenkop sudah mendapat proposal usulan revitalisasi pasar rakyat dari 30 daerah.
Batiklopedia

