https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in

Afif Syakur Dorong Kajian Akademis Batik Tiga Negeri

Afif Syakur mendorong kajian akademis Batik Tiga Negeri agar sejarah, filosofi, dan nilai kolaborasinya tetap lestari.
Afif Syakur mendorong kajian akademis Batik Tiga Negeri agar sejarah, filosofi, dan nilai kolaborasinya tetap lestari.

Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI), Afif Syakur, menilai Batik Tiga Negeri merupakan salah satu mahakarya dalam sejarah batik Indonesia yang perlu didokumentasikan dan dikaji secara akademis. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga keaslian sekaligus memastikan generasi mendatang memahami nilai sejarah, budaya, dan filosofi yang terkandung di dalamnya.

Hal itu disampaikan Afif Syakur dalam peluncuran buku Batik Tiga Negeri di Pameran Puspa Nuswantara, Jakarta International Convention Center (11/7).

Afif menjelaskan, Batik Tiga Negeri lahir melalui proses produksi yang sangat kompleks karena melibatkan tiga sentra batik dengan keunggulan masing-masing. Warna merah dikerjakan di Lasem, warna biru indigo berasal dari Pekalongan, sedangkan warna soga diselesaikan di Solo atau Yogyakarta. Perjalanan kain dari satu daerah ke daerah lain tersebut kemudian melahirkan karya batik yang dikenal sebagai Batik Tiga Negeri.

Menurutnya, kolaborasi antardaerah itu menunjukkan bahwa setiap wilayah memiliki karakter industri dan keahlian berbeda. Kondisi tersebut menjadikan Batik Tiga Negeri sebagai simbol kerja sama budaya yang unik dalam sejarah batik Indonesia.

Afif Syakur mendorong kajian akademis Batik Tiga Negeri agar sejarah, filosofi, dan nilai kolaborasinya tetap lestari.
Afif Syakur, pemilik Kerajinan Batik APIP’s

Meski memiliki kualitas tinggi, Afif menilai Batik Tiga Negeri tidak berkembang luas hingga saat ini karena menghadapi tantangan dari sisi ekonomi. Proses pembuatannya yang rumit membuat biaya produksi menjadi tinggi sehingga sulit dipasarkan secara massal.

“Sebuah produk idealnya mudah dibuat, sulit ditiru, dan mudah dijual. Batik Tiga Negeri justru dibuat dengan proses yang sangat sulit, sulit ditiru, tetapi juga sulit dipasarkan karena biaya produksinya tinggi,” ujarnya.

Afif membandingkan kualitas Batik Tiga Negeri dengan Batik Jawa Hokokai yang juga dikenal sebagai karya unggulan. Namun, Batik Jawa Hokokai hanya berkembang dalam waktu singkat pada masa pendudukan Jepang sehingga tidak memiliki perjalanan sejarah sepanjang Batik Tiga Negeri.

Sebagai pembatik generasi keempat, Afif mengaku keluarganya pernah memproduksi Batik Tiga Negeri dengan melakukan penyesuaian teknik. Jika dahulu pewarnaan dilakukan melalui pencelupan berulang di beberapa daerah, kini sebagian proses dapat disiasati menggunakan teknik colet agar lebih efisien tanpa menghilangkan karakter utamanya.

Ia menegaskan, upaya memproduksi dan memamerkan Batik Tiga Negeri bukan semata-mata didorong alasan ekonomi, melainkan sebagai bentuk idealisme untuk membuktikan bahwa pembatik masa kini masih mampu menghasilkan karya berkualitas setara para maestro terdahulu. Afif juga mengungkapkan bahwa Batik Tiga Negeri tidak hanya hadir dalam bentuk kain panjang, tetapi telah berkembang menjadi ikat kepala, selendang, dan berbagai produk lainnya. Keberagaman bentuk tersebut menunjukkan besarnya pengaruh Batik Tiga Negeri dalam kehidupan masyarakat sekaligus memperlihatkan perpaduan budaya pesisir dan keraton yang menjadikannya salah satu warisan batik paling bernilai untuk terus dilestarikan melalui penelitian dan dokumentasi ilmiah.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Swiss-Belresidences Kalibata meluncurkan LUME, restoran Asian Fusion Dining dengan cita rasa Asia dan Indonesia di Jakarta Selatan.

LUME Resmi Hadir di Swiss-Belresidences Kalibata, Usung Konsep Asian Fusion Dining

Dr. Komarudin Kudiya dan Afif Syakur meluncurkan buku Batik Tiga Negeri yang mengungkap sejarah, filosofi, dan keistimewaan batik legendaris.

Buku Batik Tiga Negeri Ungkap Sejarah Kolaborasi Tiga Kota